BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Ada Nama “Anies” Dalam Hasil Survei Cawalkot Bogor, Bos Charta Politika Minta Maaf

0 56

 

BogorOne | Kota Bogor – Ada hal menggelikan dalam hasil survei yang dilakukan lembaga survei charta politika, karena ada nama “Anies” dalam hasil survei Cawalkot Bogor 2018 yang dilakukannya.

Saat dipertanyakan, kenapa tercantum nama Anies dalam hasil survei yang di realiesnya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengaku tidak tahu bahkan mengaku belum membaca soal realise yang dibagikan ke wartawan.

Seperti diketahui, nama Anies muncul setelah nama pasangan Ahmad Ru’yat – Zaenul Mutaqin dan dikasih tanda kurung. Sedangkan diwaktu bersamaan, Yunarto Wijaya juga menjelaskan kaitan survei Pilgub DKI Jakarta. Dan hal itu menjadi pertanyaan para awak media.

“Apakah data Charta Politika itu telah meng copy paste hasil survey di DKI Jakarta dan digunakan di Kota Bogor,” tanya salah satu wartawan.

Menjawab pertanyaan wartawan, Toto sapaan akrabnya Bos lembaga survei tersebut menjelaskan, bahwa nama “Anies” adalah kesalahan pengetikan dari tim keredaksian Charta Politika.

“Mohon maaf karena telah terjadi kesalahan pengetikan, saya mohon maaf, saya pikir kalaupun itu terkait pilkada DKI dan angkanya tidak mungkin seperti itu. Ini murni kesalahan redaksional dan saya minta maaf silahkan untuk di hapus saja nama Aniesnya,” ucap Toto.

Hasil lembaga survei Charta Politika menunjukan elektabikitas calon walikota dan wakil walikota. Untuk pasangan Ahmad – Ru’yat (14,8%), Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat (3,8%), Bima Arya Sugiarto – Dedie A Rachim (61,0%) dan Dadang Iskandar Danubrata – Sugeng Teguh Santoso (2,5%).

Komentar
Loading...