BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Akan Sewakan Lahan Untuk Transmart, Komisi I Akan Panggil Direksi PDAM Tirta Pakuan

0 53

BogorOne | Kota Bogor – Komisi I DPRD Kota Bogor angkat bicara perihal PDAM Tirta Pakuan yang akan menyewakan lahan ke pihak Transmart Tajur yang akan digunakan sebagai akses jalan masuk dan keluar supermarket itu.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Jatirin mengatakan, tidak setujunya menyewakan aset ke pihak Transmart itu bukan tanpa alasan, tetapi karena dibawah lahan itu ada pipa pendistribusian air ke masyarakat.

Ia berpendapat, soal menyewakan lahan untuk kepentingan Transmart jangan cuma melihat proses MoU benar atau tidak, tetapi harus dipikirkan kalau nantinya jadi masalah maka akan merugikan masyarakat.

Kalau nanti timbul masalah sambungnya, Transmart tidak mungkin tanggung jawab karena sudah menyewa dan itu menjadi tanggung jawab PDAM.

“Daripada nantinya terjadi masalah mendingan jangan, jangan sampai akhirnya ada ekses dan akan menimbulkan keresahan di masyarakat, karena itu ada pipa yang menyangkut kebutuhan masyarakat,” kata Jatirin, Selasa (03/04/18).

Terlebih, sambung Politisi PKB itu, hingga saat ini, proyek Transmart yang berlokasi di Jalan Raya Tajur itu belum mengantongi izin.

“Ya kami pelajari dulu, kalau nanti isunya memang santer, PDAM kami panggil, kami minta klarifikasi,” tandasnya

Sebelumnya Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Sanjaya membenarkan bahwa memang ada lahan milik PDAM di dekat lokasi Transmart Tajur. Bahkan ia mengaku pihak Transmart sudah berbicara secara lisan akan menyewa lahan tersebut.

“Secara lisan sudah pernah dikatakan pihak Transmart, bahwa mereka akan menyewa lahan PDAM. Tapi sampai saat ini belum ada kelanjutan informasi lagi,” kata Deni, Senin (02/04/18).

Terkait sewa lahan kata Deni menjelaskan, selama kesepakatan kerjasamanya jelas dan menguntungkan, maka tidak bermasalah lahan itu disewakan.

Menurutnya kerjasama sewa mungkin dilakukan secara tahunan dan nanti akan dibuat MoU antara PDAM dengan Transmart. Selain itu tambah Deny, kerjasama itu harus dilakukan seizin dan persetujuan owner PDAM yaitu Walikota Bogor (Bima Arya).

Ia juga menyebutkan, bahwa dari PDAM yang menangani persoalan itu ada di tangan Dirum PDAM Tirta Pakuan yakni Rino Indira G.

Diakuunya, selama izin dari Pemkot Bogor sudah selesai dan disetujui, berarti bangunan itu diizinkan untuk supportingnya mungkin nanti sewa menyewa lahan PDAM dilakukan dalam jangka berapa tahun.

“Terpenting selama tidak mengganggu pipa PDAM, maka tidak akan masalah disewakan lahan itu. Persoalan ini ada di Dirum yang menanganinya,” jelas Deni.

Terkait masalah pipa, Deny memaparkan, dilokasi ada 2 pipa besar yang terbuat dari steel dan kalau bebannya terlalu tinggi, maka akan rentan terhadap beban tekanan vertikal yang bisa menyebabkan crack (retak).

Dampaknya lanjut dia, suplai air ke zona 4 akan terganggu. Dilokaso zona 4 ini mencakup sekitar 80% pelanggan PDAM. Dengan adanya pipa itu, maka lahan yang akan dikerjasamakan dengam Transmart juga hanya boleh digunakan untuk lintasan orang dan maksimal dilintasi oleh motor.

“Apabila dilewati oleh kendaraan, apalagi kendaraan berat seperti truk, dikhawatirkan akan merusak pipa dan menggangu suplai air ke zona 4,” jelasnya

Ia menambahkan, kalaupun lahan itu jadi dikerjasamakan ke pihak Transmart, harus ada penguatan pake beton agar pipa PDAM akan terlindungi oleh beton, sehingga tekanan tidak akan langsung ke pipa.

Komentar
Loading...