BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Andri Latief Minta Persetujuan Walikota Ajukan Penangguhan Penahanan DSH

0 39

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menetapkan DSH sebagai tersangka dalam kasus deposito dana perusahaan Rp15 miliar, Dirut PD PPJ Andri Latief Asyikin meminta persetujuan Walikota untuk mengajukan surat penangguhan penahanan.

Dikantornya Andri Latief mengatakan, PD PPJ saat ini sedang mendapat musibah, mendapat ujian dan cobaan. Dia mengaku walaupun ujian cobaan terkena pada satu organ tubuh, pasti tubuh lain akan merasakan sakit.

“Rekan kita pak DSH kemarin oleh Kejaksaan Negeri Bogor telah ditetapkan sebagai tersangka dan itu semua membuat kita sedih dan berduka karena walaupun bagaimana dia tetap rekan kita, pimpinan kita,” ucap Andri kepada awak media, Selasa (04/09/18).

Atas terjadinya insiden itu, Andri menegaskan kepada seluruh pegawainya melalui briffing, bahwa semua harus menghormati proses hukum dan semua tahapan-tahapan yang akan dilakukan.

Ia juga menyampaikan ke Kepala Bagian (Kabag) dan kuasa hukum untuk terus memberikan bantuan dan berkoordinasi dengan tim kuasa hukum yang sudah ditunjuk oleh DSH. “Jadi kita harus berkolaborasi memberikan bantuan yang terbaik apa yang kita bisa berikan untuk rekan kita ini,” ungkapnya.

Andri juga menyampaikan kepada seluruh pegawai untuk tetap memberikan support yang luar biasa terlebih kepada keluarganya, karena siapa yang tidak terpukul dengan adanya kejadian ini.

“Pak DSH itu umurnya hanya terpaut dua tahun dengan saya, anak-anaknya usianya kurang lebih tidak jauh berbeda dengan anak saya sehingga betul-betul saya bisa merasakan bagaimana jika itu terjadi kepada saya, pasti kita semua akan terasa terpukul maka dari itu kita harus mensupport keluarganya untuk bisa menjalani cobaan dan musibah ini,” imbuhnya.

Untuk tetap menjaga kestabilan kinerja perusahaan yang dipimpinnya, ia menyampaikan kepada seluruh pegawai bahwa apapun yang terjadi kepada PD PPJ saat ini, tetap harus bekerja, memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Jangan sampai menjadi tidak semangat bekerja, tidak totalitas dalam bekerja. Jadi tetap kita harus bekerja dengan sebaik-baiknya bahkan jadikan hal ini sebagai cambuk kita agar bekerja lebih baik lagi dan saya mohon doa, dukungan dari teman-teman semua agar musibah yang sedang dijalani oleh PD PPJ bisa kita lalui bersama-sama,” ujarnya.

Disinggung soal langkah pembelaan dalam kasus yang dihadapi DSH, ia mengaku akan meminta persetujuan Walikota untuk mengajukan surat penangguhan ke Kejari Kota Bogor.
“Ya, saya akan minta persetujuan Pak Walikota untuk mengajukan surat penangguhan,” jelas dia.

Sementara kuasa hukum DSH, Gunara mengatakan, proses penanganan kasus yang dihadapi kliennya sangat cepat, pemeriksaan saksi, penetapan tersangka dan dilakukan penahanan. Mamun meski begitu ia tetap menghormati semua proses hukum dan itu merupakan kewenangan kejaksaan.

“Saya sudah ketemu pihak keluarga dan berusaha menyampaikan bahwa telah dilakukan penahanan dan kami menenangkan supaya mereka bisa memahami proses prosedur hukum,” kata Gunara.

Menanggapi soal kasus kliennya, ia mengatakan, kalau bicara azas hukum pidana, memang proses hukum ini cepat, sederhana dan biaya murah dan ini merupakan implementasi dari azas-azas hukum pidana sebenarnya.

Tetapi dalam kasus ini, ia berpendapat agak jarang dilakukan penegak hukum bahwa begitu cepatnya sehingga pihaknya nilai prosenya terkesan tergesa-gesa. Tapi ketika penilaian kejaksaan ini sudah cukup bukti inilah kewenangan.

Upaya selanjutnya ia akan mengajukan surat penangguhan, dan ia berharap kliennya bisa ditangguhkan penahanan apapun bentuknya, baik jadi tahanan kota atau penahanan rumah.

Ada beberapa alasan dirinya mengajukan penangguhan penahanan. Pertama karena SDH masih aktif sebagai Dirum PD PPJ sehingga kalau memang menjadi tahanan luar bisa membantu dalam menjalankan roda perusahaan. Kedua, karena DSH memiliki penyakit asma dan dilhawatirkan kambuh yang membuat bersangkutan drop.

Tetapi, sejauh ini dirinya belum melakukan komunikasi dengan Walikota soal rencana mengajukab surat penangguhan penahanan tersebut. “Sekarang saya masih fokus mendampingi pak Deni bagaimana proses hukumnya, langkah proses kejaksaan seperti apa dan saya juga terus mendalami kasunya,” tandas dia.

Selain itu, ia juga mengaku terus melakukan komunikasi dengan DSH, bahkan telah membesuk dan mengatakan bahwa kodisi tersangka dalam keadaan baik. “Alhamdulilah tadi saya membesuk dan ketemu pak Deni, keadaan saat ini baik sehat dan masih beradaptasi karena biasa diluar sekarang masuk ke lingkungan tahanan yang suasananya beda,” pungkas Gunara.

Ditempat berbeda Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan bagian hukum apa saja langkah-langkah selanjutnya yang bisa ditempuh Pemkot Bogor.

“Apakah kami akan mengajukan penangguhan penahanan atau bagaimana, kedua akan segera ditunjuk Plt setelah ada masukan dari Badan Pengawas (Bawas) PD PPJ dan segera akan diusulkan nama-namanya,” ujar Politisi PAN itu. (As)

Komentar
Loading...