BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Bagaimana Kabar Kekey, Bocah di Setu Gede yang Ditolong Bala Badra?

0 48

 

BogorOne | Kota Bogor – Akun Facebook Bima Arya Sugiarto dikirimi pesan oleh seseorang bernama Ade Suherman. Belakangan diketahui, pria itu merupakan ayah dari bocah bernama Kekey Aulia (8) yang sempat sakit parah lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan intensif oleh Bala Badra pada Jumat, 23 Maret 2018 lalu.

Isi pesan tersebut membuat terenyuh. Kekey yang saat ini kondisinya sudah pulih karena mendapatkan pertolongan cepat, mengucapkan terimakasih kepada Bima Arya dan Babeh Orie (relawan Bala Badra) yang fotonya sempat viral lantaran menggendong Kekey yang tampak lemah menuju RSUD Kota Bogor.

“Assalamualaikum Bapak Walikota Bogor dan Om Babeh Orie. Ini Kekey Aulia sudah pulang dari RSUD. Besok Kekey mau kontrol ke RSUD lagi. Bapak Walikota dan Om Babeh Orie terimakasih telah membawa Kekey ke RSUD. Datang ya ke rumah Kekey karena Kekey sudah sembuh. Kekey mau ngucapin terimakasih. Wassalam..,” tulis Ade Suherman.

Belum sempat dibalas oleh Bima Arya, Ade Suherman kemudian mengirim pesan lagi yang bertuliskan.

“Langkah bapak Bima selalu baik buat rakyatnya yang begitu tulus untuk membantu. Semoga Allah selalu melindungi Bapak Bima yang sudah menolong Kekey Aulia,” katanya.

“Bapak dan mamah Kekey mengucapkan terimakasih dan beribu-ribu maaf. Tapi ada salam dari Kekey untuk Bapak Bima dan Babeh Orie. Kekey juga ingin ketemu lagi dengan bapak dan babeh Orie. Maju terus pak, semoga sukses selalu, bertambah rejeki dan berkah,” tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, saat Bima Arya dan Dedie Rachim tengah bergerilya di Kampung Cilobang Tonggoh, RT 2 / RW 2, Situgede, Bogor Barat, seorang ibu bernama Uci Suciah (48) tiba-tiba menghampiri pasangan nomor urut 3 dalam Pilwalkot Bogor itu untuk memberitahukan kondisi sang buah hatinya.

“Sudah 10 hari demam tinggi. Nggak bisa apa-apa,” ucap Uci, dengan nada sedikit tersedak, Jumat (23/03/18).

Bima-Dedie yang dalam posisi sedang bergerilya di kawasan itu pun langsung berkoordinasi dengan tim untuk mengambil langkah dengan membawa anak tersebut ke rumah sakit terdekat. Melewati gang sempit, akhirnya tim tiba di rumah yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari kawasan agrowisata Setu Gede itu.

Tim Badra yang diwakili oleh Babeh Orie pun langsung memasuki rumah berukuran 4 x 5 meter persegi yang ditempati oleh delapan orang anggota keluarga itu.

Uci bercerita, bahwa bungsunya itu tidak beranjak dari tempat tidurnya lantaran sakit sudah 10 hari. Demam tinggi setiap malam membuat bocah kelas 2 di SDN Situgede 1 itu sering kejang. “Saya nggak tega melihatnya seperti itu,” ujar Uci, lirih.

Sang suami, kata Uci, saat ini hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu. “Dulunya dagang buah di Pasar Anyar. Tapi modalnya abis, nggak bertahan,” katanya.

Usai mempersiapkan keperluan untuk perawatan, Babeh Orie kemudian menggendong Kekey ke kendaraan operasional Badra menuju RSUD Kota Bogor untuk dilakukan pertolongan medis.

Orangtua Kekey serta Ketua RT setempat, Devi Yuandita, ikut mendampingi proses tersebut.

Sesampainya di RSUD, Kekey langsung mendapatkan penanganan medis di IGD. Ade Suherman mengucapkan terimakasih respon yang diberikan Tim Badra terhadap sang buah hatinya.

“Saya titip salam untuk Kang Bima dan Kang Dedie karena pertolongannya. Saya tidak bisa balas kebaikan beliau selain dengan doa,” ungkap Ade kepada Babeh.

Tak henti-hentinya ucapan syukur Ade bukan tanpa sebab. Pasalnya, ia merasa trauma ketika harus berhadapan dengan rumah sakit.

“Anak saya, kakaknya Kekey, harus meninggal karena tidak ditangani dengan cepat oleh rumah sakit. Jadi, saya sangat terharu. Semoga peristiwa sedih itu cukup sekali terjadi. Saya tidak bisa apa-apa selain ikhlas,” ucap Ade.

Setelah berhari-hari Kekey dirawat inap secara intensif di Ruang Jasmine RSUD Kota Bogor, akhirnya Kekey pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya.

Dengan sembuhnya Kekey, dijadwalkan Bima-Dedie dan tim Bala Badra akan mengunjungi rumah Kekey dalam waktu dekat untuk memberikan suntikan motivasi.*

Komentar
Loading...