BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Banyak APK Rusak, Pengamat Nilai Kinerja KPU Rugikan Calon

0 51

 

BogorOne | Kota Bogor – Banyak Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang dipasang KPU rusak menjadi perhatian publik, khususnya para calon.

Pengamat Politik Dwi Arsywendo mengatakan, pemasangan APK terkesan asal-asalan. Karena selain banyak tiang penyangga APK yang tidak kuat kwalitas balihonya juga buruk.

Dengan kondisi seperti itu terlebih pengawasan dan pemeliharaan dibebankan ke setiap masing-masing tim calon dinilai merugikan para calon.

“Ya dalam perihal pemasangan APK ini tidak sesuai dengan harapan para pasangan calon peserta Pilkada Kota Bogor. Dapat kita lihat banyak nya alat peraga yang rusak, jatuh bahkan ada yang hilang, karena mungkin saja hal itu diakibatkan dari kualitas pemasangan alat peraga yang kurang baik,” kata Dwi, Selasa (13/03/18).

Padahal, kata dia, seharusnya KPU sebagai penyelenggara pemilu yang memasang alat peraga, dapat memberikan kualitas yang baik karena sudah dibiayai pemerintah.

“Ini kan dibiayai pemerintah, yang notabenenya uang rakyat, dan saya yakin anggaran nya pun tidak sedikit, jangan sampai anggaran yang dikeluarkan negara itu menjadi hal yang sia2,” ujarnya.

Sejauh ini diprediksi, mungkin kerusakan ini akibat dari faktor cuaca baik hujan ataupun angin, akan tetapi faktor tersebut akan tertangani apabila kualitas dari alat peraga itu baik.

“Kalau kealitasnya baik maka akan kuat dan tidak akan mudah rusak, ataupun hilang, hal ini akan berdampak tidak baik yaitu kurang tersosialisasikannya para pasangan calon peserta pilkada,” jelas dia.

Mantan Aktivis HMI itu menambahkan, pemilu saat ini KPU membatasi para pasangan calon dalam pemasangan alat peraga, lalu kalau APK yang dipasang KPU banyak yang rusak, jatuh bahkan hilang, bagaimana masyarakat bisa mengenal dan mengetahui siapa saja yang calon kepala daerahnya.

Selain KPU kata pengacara yang tergabubg dalam Advokat pada Law Office Arsywendo & Partner itu, Panwaslu sebagai lembaga pengawas dari proses penyelenggaraan pilkada seharusnya dapat menyikapi hal tersebut.

“Tugas Panwaslu bukan hanya mengawasi kepada setiap pasangan calon, akan tetapi melakukan pengawasan terhadap penyelenggara pemilu tersebut dalam hal ini yaitu KPU Kota Bogor,” tandasnya

Sebelumnya, KPU bungkam saat dikonfirmasi soal nilai anggaran yang dialokasikan untuk APK, dan pihaknya hanya menjelaskan tentang mekanisme pengadaan APK yang sudah dilakukan sesuai aturan.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan, pengadaan APK mengikuti aturan e-katalog pelaksanannya oleh pejabat pembuat komitmen (PPK). Dan untuk spek mengikuti aturan pasal 28 ayat (2) pkpu no 4 tahun 2017.

“Spesifikasi teknisnya diatur dalam keputusan KPU no 113/Kpts/KPU/Tahun 2016 tentang jenis, satuan kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota,” kata Undang.

Komentar
Loading...