BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Bima Arya, Kotak-kotak Hitam dan Move On Bangun Kota Bogor

0 73

 

BogorOne | Kota Bogor – “Life begins at the end of comfort zone,” begitulah ucapan Bima Arya Sugiarto saat ditanya beberapa awak media nasional mengenai niatan dirinya kembali maju di Piwalkot Bogor 2018, tadi malam.

Ungkapan Bima memiliki makna hidup itu dimulai pada akhir zona nyaman dalam kehidupan seseorang.

“Waktu itu saya berpikir hanya untuk satu periode saja, setelah itu balik lagi mengajar di kampus,” ungkap Bima, Rabu (07/03/18) malam.

Akan tetapi Bima menyatakan dirinya bergabung ke dunia politik untuk membenahi Kota Bogor. “Itu yang membuat saya terdorong untuk maju lagi,” kata Bima.

Sebagai seorang petahana, Bima Arya menuturkan dia berusaha untuk meyakinkan warga Kota Bogor dengan usaha yang lebih dari saat pertama kali mencalonkan diri sebagai walikota.

“Bertahan itu lebih sulit, merebut itu nothing to lose, tapi sekarang kan orang sudah punya catatan dengan plus minus pro dan kontra nya,” jelas Bima.

Dari keterangannya, rata-rata warga Kota Bogor banyak yang memberikan nilai atas kinerjanya terkait kemacetan dan transportasi.

“Paling utama itu orang mengkritisi tentang belum tuntasnya itu, makanya ya kita tuntaskan,” ujar Bima.

Bima Arya juga bercerita panjang lebar mengenai makna baju kampanye yang bernuansa kotak-kotak hitam putih.

“Banyak yang bilang move on dong, cukuplah warna oranye itu waktu 2013, kita juga ngerasa orang Bogor pasti punya baju warna hitam, putih, atau kotak-kotak, kalau warna lain agak ribet carinya ini kan hampir semua orang bisa punya,” ujar Bima.

Menurut Bima, warna hitam atau putih yang dipilihnya merupakan warna yang jelas, lugas, dan tegas. Bima mengatakan dirinya juga memilih motif kotak-kotak karena menjadi tren busana di tahun 2017.

Perpaduan jaket bomber dan peci sepertinya akan menjadi gaya busana terbaru di Kota Bogor dalam beberapa waktu mendatang. Pada jaket bomber itu juga tersemat sebuah logo bintang berwarna putih dengan lima titik disetiap ujungnya.

“Ini Amal Ma’ruf Naim Mungkar, atau berjuang untuk kebenaran melawan kebathilan, gampangnya ini sheriff,” tandasnya.*

Komentar
Loading...