BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Bima-Dedie Segera Hadirkan Mall Pelayanan Publik di Kota Bogor

0 26

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Dalam upaya menyuguhkan sistem birokrasi yang berkualitas, efektif dan efisien, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor nomor urut 3, Bima Arya – Dedie Rachim berkomitmen menyuguhkan layanan inovatif berupa Mall Pelayanan Publik.

Sesuai dengan namanya, dalam program tersebut akan melayani banyak pembuatan administrasi, dokumen hingga surat izin secara terintegrasi dalam satu tempat.

Layanan yang dimaksud mulai dari administrasi kependudukan seperti akte kelahiran dan kematian, kartu identitas anak, e-KTP, izin usaha, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PDAM, pelayanan izin terkait kendaraan di Samsat, pembayaran retribusi daerah, pernikahan hingga pembuatan SIM.

“Mall Pelayanan Publik terpadu ini bisa memudahkan warga mengurus berbagai dokumen yang diperlukan. Tidak hanya layanan pemerintah yang bisa diakses, tapi juga stakeholder dari intansi lainnya, seperti Imigrasi untuk mengurus paspor dan surat lainnya, Bea Cukai, pajak, surat tanah dan pihak lainnya seperti BUMN, BUMD dan gerai swasta lainnya,” ungkap Bima Arya, Kamis (21/06/18).

Bima menambahkan, Mall Pelayanan Publik Kota Bogor mengedepankan prinsip keterpaduan, berdaya guna, koordinasi, akuntabilitas, aksesibilitas dan kenyamanan.

“Kami berharap dengan Mall Pelayanan Publik ini bisa memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Selain itu bisa meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha, khususnya di Kota Bogor,” jelasnya.

Tahapan untuk mewujudkan layanan terpadu itu pun sudah dilakukan Bima Arya-Dedie Rachim dengan melakukan studi banding belum lama ini ke Kabupaten Banyuwangi yang dinilai sukses menerapkan layanan tersebut.

“Di Kota Bogor sejauh ini tempat yang paling ideal untuk Mall Pelayanan Publik di Lippo Plaza Keboen Raya. Tapi masih tentative. Intinya Warga perlu transparansi dan percepatan. Saat saya masuk kembali menjadi Walikota pada 23 Juni 2018 mendatang, saya akan langsung berkoordinasi dan berkonsultasi ke pemerintah pusat mengenai teknis dan lain sebagainya supaya bisa langusng eksekusi targetnya awal tahun depan sudah bisa luncurkan. Semua dinas terlibat tapi dibawah koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor,” bebernya.

Sementara itu, Dedie Rachim yang juga mantan Direktur Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menilai dengan adanya Mall Pelayanan Publik, selain membuat pelayanan menjadi nyaman dan cepat, juga menghindari adanya prtaktek pungutan liar. “Sistemnya akan dibuat terbuka tanpa sekat sehingga warga bisa melihat langsung secara transparan,” pungkasnya.

Sebelumnya, selama kepemimpinan Bima Arya, Pemerintah Kota Bogor telah melakukan sejumlah inovasi layanan seperti Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, Layanan Jemput Lansia untuk Perekaman e-KTP, Extra Night Service (pelayanan perekaman e-KTP hingga pukul 21.30), Sikat Duren (sistem layanan ketersediaan tempat tidur online di RSUD).

Inovasi lainya adalah Call Center PJU (pengaduan warga bila ada PJU yang mati atau wilayah yang belum ada PJU), SITU-SMART(sistem perizinan online), Pajak Daerah Online, Tapping Box (meningkatkan pendapatan daerah), Absensi pegawai berbasis mobile (menggunakan GPS agar tidak ada kecurangan absensi) dan lain sebagainya.*

Komentar
Loading...