BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Bima Dukung Tuntaskan Dugaan Kasus Korupsi PD PPJ

0 44

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendukung proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dalam menangani dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Pasar Pakuam Jaya (PD PPJ).

“Ya, saya dan Pemkot mendukung menghormati proses hukum, mendorong agar ditegakan keadilan diusut setuntas- tuntasnya. Saya tidak mau ada yang berlawanan dengan semangat Pemerintah Kota untuk memberantas korupsi,” kata Bima usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (23/08/18).

Seperti diketahui, di hari yang sama Kejari Kota Bogor melakukan penggeledahan di Kantor Pusat PD PPJ, Sukasari Kota Bogor.

Kasi Intelejen Kejari Kota Bogor Widianto Nugroho mengatakan, sesuai perencanaan pihaknya melakukan penggeledahan di tiga lokasi yakni, Kantor Pusat PD PPJ Sukasari, sebuah ruangan gudang penyimpanan berkas di Pasar Bogor dan kediaman Dirum PD PPJ Deni S Harumantaka di Villa Bogor Indah Blok EE – 7 nomor 20 RT 02/13 Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.

“Bebrapa dokumen telah diamankan, dan nanti tim melakukan kajian lebih lanjut,” kata Widi sapaan akrabnya Kasi Intel Kejari Kota Bogor itu.

Widi melanjutkan, tindakan penggeledahan ini bagian dari pro yudistia kasus penyidikan yang akan ditetapkan tersangka. Diakuinya dalam penanganan kasus dugaan korupsi tersebut pihaknya telah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan sejak Selasa 21 Agustus 2018.

Disinggung soal kerugian negara, pria berkepala plontos itu mengaku, nanti secara resmi akan melakukan perhitungan kerugian, sebab tak bisa asumsikan sembarangan.

“Ya tunggu nanti, karena untuk menyimpulkan kerugian itu harus melalui perhitingan yang layak dan tepat, harus ada kajian ilmiah,” jelasnya.

Mengenai penggeledahan yang dilakukan di rumah Dirum PD PPJ kata dia, berkaitan dengan peristiwa pidananya. “Nnti kita lihat, ada rangkaian ke sana sesuai petunjuk-petunjuk serta keterangan saksi-saksi yang kita peroleh,” tambahnya.

Masih kata dia, dalam penangana kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran perusahaan yang di deposito di Bank Muamalat dan asuransi dana pensiun di Brigin Life tahun 2015 di tubuh PD PPJ itu pihaknya telah memeriksa sedikitnya 24 saksi. Namun kalau saksi dari pihak bank akan dipaparkan setelah ada tersangka dan pelimpahan ke pengadilan. (Fray)

Komentar
Loading...