BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Dadang Siap Taruhkan Jiwa Raga, Demi Nama Baik Partai dan Megawati

0 79

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Menyikapi berita miring dan dinilai tendesius atas Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). di salah satu media lokal Bogor terbitan Rabu (30/05/18) dengan judul “ongkang-ongkang kaki dapat rp 112 juta”, Ketua DPC PDIP Kota Bogor siap taruhkan jiwa raga demi nama baik ketua umum dan partainya.

Dikonfirmasi Ketua DPC PDI-P Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata mengatakan, dirinya sudah menyampaikan protes dan merasa keberatan kepada pimpinan media tersebut atas berita yang diterbitkannya.

Calon Walikota Bogor nomor urut 4 itu juga mengaku kecewa atas ilustrasi pada berita tersebut yang menunjukan gambar uang berjejer dan Ketum PDI-P Megawati, ia menilai berita berikut ilustrasi gambarnya sangat tidak berimbang.

“Ya berita itu sangat tidak berimbang, karena disitu menerangkan gaji Megawati Rp112 juta dan dibandingkan dengan pendapatan presiden sampai walikota yang jauh dari itu. Padahal jelas-jelas Kementerian Keuangan sudah menjelaskan bahwa gaji pokok Ibu Megawati itu hanya Rp5 juta, Rp112 juta sudah dengan tunjangan-tunjangan yang lainnya. Disini justru gaji yang diterima Ibu Mega itu paling kecil yakni Rp5 juta,” kata Dadang.

Dia menambahkan, terkait pemberitaan itu jelas kekeliruan pihak media tersebut, karena dalam berita yang dimuat sangat tendesius dan ia mengaku tidak tahu tujuannya apa.

“Kami merasa sangat tersinggung dan merasa ketua umum kami di dzolimi, karena berita itu terbit tanpa ada konfirmasi dulu baik ke ketua umum maupun kepada kami,” jelasnya.

“Kami tidak pernah menyerang orang, tidak pernah menyakiti orang, tapi pada saat orang lain mengusik dan menyakiti kami, maka kami siap bangkit apapun akan kami pertaruhkan termasuk nyawa kami, apalagi ini menyangkut harkat dan martabat partai dan ketua umum kami,” tegas Dadang.

Masih kata dia, setelah di konfirmasi, pihak media itu sudah menerima kekeliruan tersebut dan bersedia membuat klarifikasi dinterbitan hai ini.

Mengenai ratusan masa PDI-P yang menggeruduk kantot media tersebut, Dadang mengatakan itu bentuk meruapakan bentuk kecintaan kader kepada Ketua dan Partainya, tapi ia menegaskan tidak ada intruksi dari partai.

“Ya saya dapat informasi para kader tadi mendatangi kantor media itu, dan itu hanya untuk minta klarifikasi tidak ada intruksi dari partai,” tandasnya. (As)

Komentar
Loading...