BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Delapan Jam Proses Evakuasi, Truk Molen Hanya Bisa Digeser

0 60

 

BogorOne | Kota Bogor – Beban kendaraan Truk Molen yang cukup berat menjadi kendala proses evakuasi. Karena selama kurang lebih delapan jam petugas berusaha mengevakuasi dengan tiga alat berat, namun kendaraan pengangkut coran semen itu hanya bisa digeser.

Seperti terlihat, proses evakuasi t
Truk Molen yang terguling di Jalan KH Abdullah bin Nuh benar-benar alot. Mengapa tidak, petugas dengan menggunakan tiga alat berat tak mampu berbuat banyak untuk mengevakuasi truk molen yang melintang di tengah jalan.

Berbagai cara dan skema dilakukan para petugas, mulai dari petugas dishub, kepolisian, polmas hingga petugas derek.

“Kalau secara waktu ini memang sudah lama evakuasinya, dan terbilang sulit,” kata anggota Dishub Kota Bogor Heri Kushartono.

Saking susahnya, hampir semua ruas jalan akhirnya terkunci dan mengalami kemacetan uang cukup parah.

“Kalau macet, sudah cukup panjang. Karena ini jalur vital, paling petugas mengarahkan ke jalur alternatif,” ujarnya.

Menurutnya, proses evakuasi akan terus dilakukan hingga kendaraan bisa keluar jalur, karena kalau dibiarkan tentu akan menyulitkan lalu lintas di semua lajur.

Namun, akhirnya setelah menunggu hampir 8 jam. Proses evakuasi diputuskan untuk menggeser truk ke pinggir jalan agar lalu lintas bisa kembali berjalan.

“Kalau untuk digulinkan ke posisi normal itu sulit, bahkan kita kewalahan. Akhirnya, setelah 8 jam kita sepakat menggeser truk ini. Yang penting, jalan bisa kembali di lalui,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Truk Molen itu terlibat kecelakaan di Jalan Raya Bubulak, tepatnya di depan Rumah Potong Hewan (RPH), Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (17/02/18) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam isdiden tersebut dua orang diyatakan tewas dan tiga orang lainnya kritis, semua korban dilarikan ke RS Hermina Yasmin.
(Dei)

Komentar
Loading...