BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Di Forum Audiensi, KNPI Skak Mat Jajaran Pemkot dan Transmart

0 193

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Hadir dalam forum audiensi DPD KNPI Kota Bogor skak mat jajaran Pemkot Bogor dan Pihak Managemen Ritel Transmart atas segudang permasalahan dalam pembangunan pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Abdulah Bin Nuh, Yasmin Kota Bogor.

Ketua KNPI Kota Bogor Bagus Maulana Muhammad mengatakan
prinsip organisasi yang dipimpinnya dalam menyoroti pembangunan transmart sudah jelas karena banyak aturan yang dilabrak.

Pemuda nomor satu di kota hujan itu menilai bahwa dalam forum audiensi yang jelas dan terbuka itu masih banyak persoalan persoalan belum selesai.

Sehingga ia berpendapat dalam audiensi itu tak ada output yang sifatnya solusi, mulai penyerapan tenaga kerja, pergantian gantirugi, termasuk pelanggaran dalam penebangan pohon yang jelas-jelas belum ada izinnya.

“Jadi, sebaiknya mimpi launcing tanggal 25 itu di lupakan saja, karena melihat masih banyak persoalan yang masih belum seleasi,” tegas Bagus saat audiensi, Rabu (23/05/18).

Sementara Wakil Ketua Bidang Perencanaan Pembangunan dan Infrastruktur DPD KNPI Kota Bogor, Rikardo Hermes Batlolone mengatakan, ada tiga poin yang konsen disoroti.

Dan ia mengaku tidak akan melakukan dorongan jika transmart tidak melakukan pelanggatan, terlebih nantinya bisa menyerap tenaga kerja tentunya ada dampak positif bagi masyarakat.

Menurut Rico sapaan akrabnya, dalam hal ini pemilik tanah, membuat SPK baru disewakan ke Transmart, tapi dalam audiensi tersebut tidak ada pihak pengembangnya. Sehingga ia mempertanyakan ini sebenarnya yang bertanggung jawab ini siapa, dan ada apa.

“Kami juga nunggu proses Satpol PP, sudah sejauh mana prosesnya tenyata memang ada oknum yang tidak bisa dipanggil, ada apa ini,” tegas Rico dengan raut heran.

“Saya sangat miris ketika wilayah jadi gersang, bicara dampak positifnya A,B,C omong kosong itu,
masa pelanggaran diiyakan, bagai mana dan itu sangat kami sayangkan,” jelas Rico dengan nada kesal.

Masih kata dia, ini perusahaan yang tidak bisa menghargai pemeritahan. Dan ia minta pihak transmart untuk menghadirkan orang-orang yang berkaitan.

“Jangan merasa kuasa bisa memotong di atas, ini pemerintah yang punya wilayah harus dihargai, Pol PP line saja untuk sterilsasi tak dianggap, tetap dibangun disitu.
Jadi tolong tranmart hadirkan orang yang berkaitan dengan hal ini,” tegasnya.

Ia mengaku salut terhadap Pol PP yang selalu semangat, tapi ia sangat menyayangkan karena Pol PP selaku tangan panjang pemerintah saja tak di anggap oleh transmart.

“Disini pemerintah yang punya kuasa, jadi angan pemerintah yang ngikutin transmart, ini konyol. Jadi kami minta transmart jangan dulu launching sebelum selesai segala persoalan, kedua hentikan aktifitas. Dan ketiga kami minta
Pak Plt Walikota jangan keluarkan remonendasi sebelum berbagai persoalan diselesaikan dan segala syarat dipenuhi,” tandas Rico.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Pertanian, DPD KNPI Kota Bogor, Muhamad Sufi menilai bahwa
pertemuan tersebut tidak penting, karena yang datang ke forum hanya yang ngontrak. Padahal yabg seharusnya datang ke forum adalah pengembang.

“Karena pihak pengembang yang merusak kota bogor, pengembang yang merampas harta rakyat bukan pengontrak,” kata Sufi geram.

“Yang penting mohon dijaga harta kekayaan kami sebagai warga kota bogor, lalu kami sampaikan ke pemerintah jangan kerja setengah-setengah sudah di proses tapi hasilnya gak ada,” cetusnya.

Ia menambahkan, sampai detik ini pemerintah sama sekali tidak memiliki wibawa, Pol PP line yang di pasang Satpol PP untuk bahan mengkaji, itu saja dilanggar dan sama sekali tak dihargai.

“Jiga Satpol PP tak sanggup jaga Kota Bogor lebih baik jadikan Kota Bogor sebagai kota cingcai, atau cicing wae lah,” pungkas Sufi. (As)

Komentar
Loading...