BogorOne
Akurat dan Terpercaya

DID Sayangkan Transmart Tajur Membangkang Aturan Pemkot Bogor

0 25

 

BogorOne.com | Kota Bogor  – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor akhirnya melakukan penyegelan terhadap aktifitas pembangunan ilegal Transmart Tajur, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (05/06/18).

Penyegelan dilakukan dengan memasang dua sticker segel, memasang gembok di pintu masuk utama untuk kendaraan dan memasang garis Satpol PP.

Hal itu ditanggapi Tokoh Bogor Dadang Danubraya, ia berpendapat penyegelan yang dilakukan oleh pihak Satpol PP terhadap Transmart Tajur terbilang terlambat.

Karena pantauan di lapangan, pembangunan sudah ada beberapa proyek pembangunan yang dikerjakan, bahkan sejumlah alat berat masih bercokol di lokasi.

“Seharusnya penyegelan dilakukan ketika awal ada aktifitas, bukan lantas setelah sejumlah kegiatan dilakukan dengan sempurna guna menunjang pembangunan,” ujarnya.

Jangan sampai lanjut dia, penyegelan yang dilakukan oleh Satpol PP ini hanya seremonial saja, karena kenyataannya menjelang lebaran ini, ratusan pekerja proyek di Transmart Tajur itu kenyataannya sudah mudik meminggalkan proyek dari hari kemarin.

Sebelumnya, aktifitas pembangunan tetap dilakukan di lokasi lahan yang berada di wilayah Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan.

“Tindakan yang dilakukan oleh pihak Transmart Tajur yang tidak mengikuti aturan Perda yang ada di Kota Bogor, sangat mencoreng wibawa dan citra Pemkot Bogor,” jelasnya.

Masih kata dia, dengan adanya kejadian itu, pihak aparat penegak Perda Satpol PP Kota Bogor dibuat tidak berdaya dan Transmart Tajur seolah kebal terhadap hukum. Keprihatinan ditunjukan berbagai pihak dengan pelanggaran yang dilakukan pihak Transmart Tajur.

“Kami sangat menyayangkan sikap arogan dari Transmart Tajur yang tidak mengindahkan aturan di Kota Bogor,” cetusnya

Ia menilai, pengembangTransmart Tajur harus diperiksa oleh yang berwenang kenapa mereka bisa seberani itu, apa sudah ada yang menjamin izin mereka akan keluar dan Satpol PP tidak akan bisa berbuat apa apa atau memang merekanya yang bebal tidak mau mematuhi aturan di Kota Bogor,” tandasnya. (As)

Komentar
Loading...