BogorOne
Akurat dan Terpercaya

DID Tanggapi Dingin Soal Pasangan “Dahar” Jadi Kuda Hitam

0 73

BogorOne | Kota Bogor – Menyikapi harapan Hari Arra untuk bersanding dengan Dadang I Danubrata di Pilwalkot Bogor 2018, nampak masih membutuhkan perjuangan panjang, lantaran dipusat PDI P dan Gerindra berbeda haluan.

Dikonfirmasi Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang I Danubrata mengaku Hari Arra telah berkomunikasi soal kemungkinan koalisi tersebut.

“Harry telp saya kemungkinan koalisi ini, saya bilang tidak ada yang tidak mungkin selama DPP menyetujui,” kata DID sapaan akrabnya Cawalkot dari PDI P itu.

Namun lanjut dia, kesulitan sekarang DPC nya sepakat, tetapi di tingkat DPD atau DPP nya tdk sepakat. Dan untuk itu dirinya menyerahkan sepenuhnya ke DPP.

“Kita sudah serahkan semua kemungkinan calon ke DPD dan DPP,” ujarnya.

Saat ini, ramai prediksi pasangan bakal calon dari parpol yang mungkin saja terjadi yakni pasangan Dadang IDanubrata dan Harry Ara yang disingkat DAHAR dan jadi perbincangan di masyarakat.

Secara modal kursi, pasangan ini memiliki 14 kursi di DPRD sebagai syarat melebihi 9 syarat kursi yang ditetapkan.

Sebelumnya, Harry Ara mengatakan bahwa politik itu adalah seni. Bagaimana memakmurkan rakyat dengan kebijakan pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota.

“Jadi menurut saya, bukan orangnya atau partainya yang dilihat tapi kebijakan apa yang mau diambil untuk kepentingan publik,” kata politisi Gerindra itu.

Ara sapaan akrab Harry Ara menambahkan, kalau untuk pilwakot publik lebih lihat figur calon kepala daerah dan wakil kepala daerahnya.

Menurut dia, jedepan janji kmapanye dan politik yang memperioritaskan pelayanan publik dan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat harus dibuka sejak awal, sehingga produk kebijkaan apa yang akan dicetuskan itulah yang publik kaji dan kritisi.

“Saya kira kang Dadang yang akan maju Walikota Bogor sepemahanan dengan saya tentang politik anggaran kerakyatan,” ujarnya.

Diakuinya, dengan sama sama putra daerah Bogor, maka akan lebih cepat menyesuaikan diri.

“Insya Allah jika kami dapat kesempatan maju maka orang Bogor kalau dengar akronim nama pasangan kami akan mudah diingat karena yang kita semua cari setiap hari yakni ‘dahar’ atau artinya makan,” tutup Ara dengan nada optimis.

Komentar
Loading...