BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Didesak Tetapkan Tersangka, Kejari Kembali Periksa Dua Pejabat PD PPJ

0 41

BogorOne.com | Kota Bogor – Setelah menaikan status menjadi penyidikan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor terus melakukan pemeriksaan secara maraton atas dugaan koruspi
penggunaan anggaran Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) senilai Rp15 miliar yang didepositokan ke Bank Muamalat dan dana asuransi anggaran pensiun direksi di Bringin Life pada 2015.

Kasus tersebut, menjadi tranding topik dan sangat ditunggu publik, siapa yang akan jadi tumbal dalam kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hari ini Senin 27 Agustus 2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pejabat perusahaan pelat merah itu.

Namum saat dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Widiyanto Nugroho enggan banyak berkomentar. Dan minta pihaknya dibiarkan bekerja dengan alih-alih, setelah nanti ada tersangka juga akan diumumkan.

“Ya, kalian lebih tahulah soal itu,” ujarnya sambil tersenyum.

Ditanya soal kapan pihaknya mengumumkan tersangka dalam perkara dugaan rasuah itu. Widi mengatakan, pihaknya masih fokus melakukan pendalaman.

“Nanti pasti diinformasikan. Sekarang biarkan kami bekerja dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, praktisi hukum, M Ikbal meminta kejaksaan segera mengumumkan dader atau pelaku utama dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Sebab, status perkara sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kalau sudah penyidikan berarti kejaksaan sudah mengendus peran subyek. Sebenarnya bila sudah memiliki dua alat bukti, itu sudah cukup menetapkan tersangka sesuai pasal 184 KUHP,” katanya.

Ikbal menegaskan, apabila kejaksaan terlalu lama mengumumkan siapa tersangka dalam kasus tersebut, patut diduga tak ada keterbukaan informasi publik dalam menegakan supremasi hukum dalam perkara tipikor.

“Memang sebenarnya mengumumkan tersangka itu hak diskresi kejari. Tapi kalau terlalu lama, ya tidak elok,” ungkapnya.

Ditempat bebeda, Sekretaris Jenderal P5KP Rudi Zaenudin mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor untuk segera mengumumkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Mestinya ketika perkara sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan yang berujung penggeledahan, jaksa harus sudah mengumumkan tersangka,” ujar Rudi.

Rudi menyatakan, pengumuman penetapan tersangka bakal membuat kasus tersebut semakin terang benderang. Sekaligus, mengusut tuntas perkara yang menjadi perhatian publik Kota Hujan itu.

“Mesti diusut tuntas sampai tuntas, agar penegakan hukum di Kota Bogor dapat ditegakan dengan seadil-adilnya,” ucapnya.

Dalam penanganan perkara tersebut, Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor telah menggeledah tiga tempat berbeda terkait kasus dugaan korupsi penggunaan dana anggaran Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) sebesar Rp15 miliar dan dana pensiun direksi di asuransi Bringin Life pada tahun 2015, Kamis (23/08/18).

Tiga tempat yang digeledah jaksa, di antaranya kantor pusat PD PPJ di Pasar Sukasari, gudang data Pasar Bogor, dan salah satu kediaman direksi di Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara. (As)

Komentar
Loading...