BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Dilibas Proyek Pedestrian, TPE Miliaran Rupiah Mubazir

0 41

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Perercanaan proyek pedestrian Jalan Suryakencana yang akan menelan ABPD Rp 14,7 Miliar itu dinilai asal-asalan, karena dilokasi yang sama Dinas Perhubungan (Dishub) telah memasang mesin Terminal Parkir Elektronik seharga miliaran rupiah untuk pilot projek pengelolaan parkir.

Kordinasi antar dinas SKPD di Pemkot Bogor juga dinilai lemah, salah satunya antara Dinas PUPR dan Dishub. Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan, sepakat dengan pernyataan Sekda bahwa komunikasi dan koordinasi antara PUPR dan Dishub tidak sinergi dan tidak singkron.

“Dampak dari tidak sinergi itu, tentunya ada program yang dikorbankan,” kata Usmar.

Menurutnta, keberadaan mesin TPE dari Dishub di sepanjang Suryakencana akan mubazir dan tidak terpakai apabila pedestrian itu jadi dibangun. Disinilah terjadi tidak singkron antar dinas.

“Tapi kita lihat nanti seperti apa kelanjutan perencanannya, semua program harus kita dukung bersama,” kata Usmar.

Perencanaan pedestrian juga belum jelas, kalau masih ada sisa 5 meter untuk jalur kendaraan, maka bentuk parkirnya bisa diganti menjadi paralel dan mesin TPE tetap bisa di fungsikan. Kalau sisanya tinggal 3 meter yaa berarti mubazir itu parkir elektronik.

Selain itu, permasalahan lain akan muncul kaitan bongkar muat untuk toko toko disepanjang suryakencana. Untuk bongkar muat tidak boleh lagi disitu, harus ada ruang khusus untuk bongkar muat umpamanya memanfaatkan ruang eks gedung dalam yang tanah kosong, kalau hanya untuk satu arus maka kendala bongkar muat bisa diatasi dengan space bongkar muat.

“Semoga pembangunan pedestrian tidak sampai mengorbankan mesin TPE yang dibeli dengan angka milyaran. Jangan sampai mesin itu mubazir tidak terpakai hanya karena ada program baru pembangunan pedestrian,” tutupnya. (As)

Komentar
Loading...