BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Diusung Langsung Masyarakat, Edgar – Sefwelly Layak Pimpin Kota Bogor

0 28

 

BogorOne | Kota Bogor – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang berangkat dari jalur independen atau perseorangan, Edgar Suratman dan Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat dinilai sangat sejalan dengan semangat pasal 1 ayat (2) Undang Undang Dasar 1945.

Ketua DPP Komnas Independen, Yislam Alwini mengatakan, Edgar-Sefwelly sebagai salah satu kandidat (Pilkada Kota Bogor) dari jalur perseorangan.

Ia manambahkan, mereka bukan sebagai pengusaha, tetapi dia sebagai pelayanan masyarakat dalam sikap dan tindakan, karena ketika mencalonkan mendapatkan dukungan ribuan tanda tangan langsung dari masyarakat Kota Bogor.

“Jadi ini sangat berkesesuaian dengan semangat UUD 1945 Pasal 1 ayat (2), kedaulatan ada ditangan rakyat, artinya rakyat Kota Bogor inilah sebagai pengusung dan pendukungnya,” kata Yislam saat kunjungan ke Posko Pemenang Edgar-Sefwelly, belum lama ini.

Yislam juga menegaskan bahwa fungsi kepala daerah itu sebagai pelayanan masyarakat. Sehingga ia menganggap majunya Edgar-Sefwelly sangat cocok untuk memimpin Kota Bogor lima tahun kedepan karena diusung langsung oleh ribuan masyarakat Kota Bogor.

Dia juga menilai Edgar-Sefwelly yang memiliki rekam jejak satunya birokrat senior dan satunya pengusaha merupakan satu kombinasi yang cukup menarik. Kerena bisa saling mengisi dalam menjalankan roda pemerintahan kelak.

Menurut dia, Birokrat dan pengusaha itu dua kutub berbeda. Pengusaha itu bagaimana mendapatkan keuntungan dan birokrat bagaimana pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan ini sambung dia, juga menyangkut pengusaha, maka pengusaha tahu persis dimana titik-titik lemah pelayanan ketika menjadi wakil kepala daerah, kerena pernah menghadapinya saat jadi pengusaha.

“Jadi ini ada suatu hubungan timbal balik yang baik dalam penyelenggaraan roda pemerintahan,” paparnya.

Yislam dalam kesempatan itu mengagumi posko pemenangan Edgar-Sefwelly yang berada di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan.

Ia menyebut bahwa posko tersebut merupakan yang termegah di Indonesia sekelas kandidat walikota dan bupati bahkan juga dimungkinkan sekelas gubernur.

Tapi lanjut dia, yang lebih menarik di sini (posko) adalah sumbangsih kerelaan dari masyarakat saking gembira dengan adanya calon perseorangan dan dukungan terus mengalir ditengah pendanaan dinilai kurang lengkap.

“Bantuan tenaga, pikiran semuanya iklas mengalir begitu saja, dan tentunya ini karena ingin ada perubahan di Kota Bogor dari kepala daerah jalur perseorangan yang sukapnya nanti sebagai pelayanan bukan penguasa,” tandasnya.

Untuk ini, Yislam berpesan agar Edgar-Sefwell amanah karena masyarakat yang memberikan dukungan berharap betul ada suatu perubahan mendasar apalagi Kota Bogor ini sebagai penyangga ibu kota Jakarta, seperti menyangkut kemacetan, termasuk terminal Barangsiang sampai saat ini belum jelas dan lain sebagainya.

“Ini pasangan ini harus benar-benar melayani dan mendengarkan apa saja keluhan masyarakat. Bukan hanya mendengar saja tapi mencari solusi duduk bersama untuk memecahkan setiap masalahnya. Jadi di sini timbul ada sense of belonging (rasa memiliki) dari masyarakat terhadap kotanya,” tandasnya.

Komentar
Loading...