BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Dua Pelaku Penipuan Dengan Modus Pinjam ATM di Bekuk Polisi

0 88

BogorOne | Kota Bogor – Polresta Bogor Kota menangkap D dan NS pelaku penipuan dengan modus menukar ATM korban di ATM di dekat RSUD Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, kedua tersangka berdomisili di Depok dan Cisarua Kabupaten Bogor.

Menurut Kapolresta modus aksi penipuan tersebut, merupakan yang pertama kalinya terjadi di kota hujan.

Dalam aksinya, kata Ulung pelaku berpura-pura mau ngirim uang untuk dana sosial sebesar Rp 40 juta, namun tidak memiliki kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), lalu minta tolong korban untuk ditransfer dengan iming-iming akan diberi imbalan dan mengganti uang yang ditransfernya dengan uang cash.

“Tersangka minta tolong korban, dan mengecek saldo, kalau saldonya dibawah nominal yang akan ditransfer tidak jadi, dan pada saat mengembalikan ATM, dengan kelihaiannya pelaku menukar ATM korban dengan ATM palsu miliknya dan pelaku sudah mengetahui pin ATM korban. Setelah itu, pelaku akan leluasa menggasak uang korban,” kata Ulung, Rabu (14/03/18).

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku kartu ATM tersebut dibeli di Jalan Pramuka Jakarta dengan harga Rp 50 ribu untuk tiga kartu ATM, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak lima kali yang TKPnya berbeda di Jakarta.

Ulung menjelaskan, aksi penipuan tersebut diketahui ketika seorang korban akan melakukan penarikan uang ke ATM di dekat RSUD Kota Bogor.

Setelah ATM dipinjam pelaku, pelaku, dan pin ATM korban tidak bisa digunakan, korban pun langsung teriak dan disitu pelaku dikejar dan diamankan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal  4 tahun penjara atau pidana denda paling banyak sembilan ratus juta rupiah.

Atas kejadian ini, Kapolresta mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan teliti kepada orang yang ingin meminjam ATM, terlebih orang tersebut tidak dikenal. Karena hal itu bisa terjadi kejahatan.

“Bagi masyarakat Kota Bogor yang pernah menjadi korban, bisa segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bogor Kota,” tandas Kapolres.

Komentar
Loading...