BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Dukung Kemajuan Ponpes, ZM Siapkan Program Bedah Kobong

0 69

 

BogorOne | Kota Bogor – Sebagai daerah agamis di Kota Bogor terdapat banyak Pondok Pesantren (Ponpes). Meski perhatian pemerintah masih terbilang belum maksimal, namun ponpes-ponpes di kota hujan terus mencetak santri berkwalitas.

Di Kelurahan Loji, Bogor Barat, Kota Bogor tepatnya di kawasan Kampung Pagentongan Al Falak, ada pondok pesantren Al-Um, pondok pesantren Al Falak, pondok pesantren Al Falakiyah yang memiliki anak didik atau santri.

Sejauh ini keberadaan pondok pesantren di Kota Bogor terus mengalami perkembangan dan kemajuan signifikan, meski perhatian pemerintah terhadap infrastuktur, sarana prasarana maupun santri itu masih minim.

Untuk mendukung kemajuan pondok pesantren calon Wakil Wali Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) memiliki program prioritas, program Revitalisasi atau bedah Pondok Pesantren di Kota Bogor.

Ia mengaku akan membuat program revitalisasi kobong, karena dirinya melihat selama ini pondok pondok pesantren di Kota Bogor, terutama di kampung kampung banyak kobong atau tempat santri tidak terperhatikan.

“Jadi pemerintah harus membantu persoalan sarana prasarana untuk pondok pesantren ini,” kata Zaenul saat mengunjungi sejumlah pondok pesantren di kawasan Pagentongan, Kamis (01/03/18).

Dilokasi, ZM disambut para Kyai diantaranya, pendiri Ponpes Al-Um, KH Tubagus Bahrum Zaman, pimpinan Ponpes Al-Um KH Muhtadin dan Ketua umum Yayasan Al Falak KH Tubagus Agus Fauzan.

Dalam acara silaturahmi ke ponpes Al Falak, Zaenul juga bertemu dengan Syekh Amin Al Zaelani dari Libanon, yang merupakan keturunan ke 26 dari Syekh Abdul Qodir Al Zaelani.

Selain permasalahan sarana prasarana kobong, menurutnya pemerintah juga harus memperhatikan keberadaan santri santri pondok pesantren.

Bentuk perhatian itu kata dia, bisa dengan program bantuan dana Bos bagi santri pondok pesantren. Saat ini hampir semua santri ponpes itu bersekolah formal di MTs atau MA, dan semua tidak lepas dari perhatian pemerintah, termasuk dana Bos untum santri itu.

“Saya setuju ada bantuan dana Bos untuk santri pondok pesanteen, karena santri itu pelajar dan santri ponpes itu siswa sekolah formal juga,” kata politisi PPP ini.

Pemberian bantuan untuk revitalisasi kobong dilakukan agar ponpes yang ada di Kota Bogor mempunyai tempat tinggal santai yang layak dan sehat.

Mekanisme bantuan bisa dengan dana hibah ke ponpes ponpes, dan tinggal nanti membuat payung hukum melalui dana hibah dan bansos tersebut.

Menurut Zaenul, perkembangan ponpes di Kota Bogor, di satu sisi banyak yang berkembang tetapi di sisi lain banyak juga yang jumlah santri nya terus menurun, karena banyak pesantren diperkampungan yang kurang mampu membiayai pesantren itu sendiri dan jarang mendapat sentuhan perhatian pemerintah.

Diakuinya, banyak ponpes yang menampung santri dari kalangan yatim dan dhuafa, dan disinilah pemerintah harus memperhatikan pondok pesantren.

“Ponpes itu mencetak para generasi bangsa, saya berasal dari kalangan santri, jadi saya tahu program apa yang harus dibuat pemerintah untuk pondok pondok pesantren,” jelas Zaenul yang dulu menghabiskan masa mudanya di pondok pesantren ini.

Komentar
Loading...