BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Gagas Pembangunan Musik Bogor, Personil Fade 2 Black Ngabuburit Semobil Bareng Bima Arya

0 50

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Badra On The Road bukan sekedar ajang kampanye Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Bima Arya dan Dedie Rachim.

Agenda nganuburit yang dikemas apik dan milenial ini ternyata juha menampilkan suguhan atraktif dengan aneka bintang tamu.

Setelah sebelumnya menghadirkan narasumber peraih IPK 4,00 dari IPB, yakni Rahmat Budiarto. Sore tadi, Bima Arya berganti mengajak bintang tamu kece lainnya. Siapa dia?

Menggali potensi musik sebagai bagian dari industri kreatif, Bima Arya mengundang Santoz Oriego.

Dalam obrolan santai sembari ngabuburit, Bima Arya mengajak Arie untuk berkeliling dan berbincang bersama sembari ngabuburit menunggu buka puasa.

Dipandu host Irfan Penyok dan Chika Audhika, mereka tampak larut dalam keseruan, mulai dari membahas hal yang nyeleneh hingga hal-hal serius berkaitan dengan Bogor ke depan.

Arie dikenal sebagai musisi nasional sebagai personel grup band ‘Fade 2 Black’.

“Jarang-jarang juga saya nyetirin anak band, nih,” ungkap Bima Arya membuka obrolan, lalu diiringi dengan tawa yang lain.

Arie pun mengaku terhormat bisa diajak untuk gabung melakukan siaran langsung di instagram bersama seorang tokoh muda dan inovatif.

“Badra On The Road ini hal yang baru banget. Ini smart campaign-nya Kang Bima. Ini yang disukai anak muda. Intinya ini hal yang segar, bisa mengupas pejabat publik dengan cara yang berbeda. Saya juga beberapa waktu yang lalu lihat di Youtube ada video judulnya Abdi Bogor. Saya penasaran, awalnya saya kira ini band baru lagi nih dari Kota Bogor. Pas saya tonton, ternyata Kang Bima. Gokil,” kata Arie, kagum.

Sebagai musisi Arie berharap, ada dukungan pemerintah daerah dengan ikut menggairahkan industri kreatif melalui konser dan festival baik berskala lokal maupun nasional.

“Bogor ini kiblatnya ke Bandung dan Jakarta karena letaknya di tengah-tengah. Sejauh ini exposing-nya selalu kulinernya. Ada suatu hal yang terlupakan adalah musik. Sementara Bogor punya banyak banget talent, tapi kurang panggung. Sedihnya ketika gue manggung dengan Fade 2 Black, identik dengan band Jakarta. Padahal gue orang Bogor, gue bangga banget jadi warga Bogor tapi di bilang band Jakarta,” ungkap pria yang merupakan pemilik brand clothing Wordz itu.

Arie berharap, atmosfer musik di Kota Bogor bisa segairah dulu. Untuk bersaing dengan Jakarta dan Bandung soal industri kreatif, tidaklah sulit bagi Kota Bogor.

Bahkan, ia bersama teman-teman musisi lain siap membantu Bima Arya dan Dedie Rachim untuk menggairahkan itu agar generasi mileneal memiliki wadah untuk berkreasi.

“Kalau Industri kreatifnya digairahkan, pasti Jakarta dan Bandung akan menjadikan Bogor sebagai kompetitor yang perlu diperhitungkan. Banyak banget talen musik di Bogor. Gue yakin itu bisa terwujud dengan dukungan pemerintahnya, terlebih Bima Arya ini merupakan sosok pemimpin muda, sehingga satu frekuensi dengan yang muda-muda, nggak kaku,” pungkasnya.

Seperti pada siaran langsung instagram sebelumnya di akun @bimaaryasugiarto, Badra On The Road mempersilahkan UMKM Kota Bogor untuk melakukan promosi di program itu secara gratis. Para penontonnya pun diajak untuk berinteraksi dan berdiskusi seputar Kota Bogor.*

Komentar
Loading...