BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Geledah Kantor PD PPJ, Kejari Sita Sekoper Berkas

0 47

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) Kota Bogor nampak pasrah saat Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menggeledah kantornya di Plaza Sukasari, Jalan Siliwangi Kota Bogor, Kamis (23/08/18).

Kepasrahan itu terlihat saat tim penyidik datang, Dirut PD PPJ Andri Latief Asyikin menyambut tim penyidik dan mendampingi penggeledahan. Sementara Dirops PD PPJ Syuhairi Nasution yang telah ada dikantor hanya diam diruangannya.

 

Namun sayang, selama pengeledahan berlangsung, para awak media tidak diperkenankan masuk, dan hanya dipersilahkan menunggu diruangan depan.

Selama penggeledahan tak ada satupun pegawai perusahaan plat merah itu yang berani bicara atau memberi keterangan kepada para wartawan.

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejari Bogor yang di pimpin Erwin Iskandar tiba di Kantor Pusat PD PPJ sekitar Pukul 11.25 WIB dengan menggunakan tiga unit mobil plat hitam.

 

“Dikawal dua orang polisi bersenjata lengkap, sekitar 10 orang penyidik langsung melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan, diantaranya ruangan Direktur Umum PD PPJ Deni S Harumantaka dan ruangan bagian keuangan.

Sambil melakukan pemeriksaan berkas berkas yang ada, dari balik kaca nampak terlihat beberapa penyidik nanya-nanya beberapa orang pegawai yang berada diruangan penggeledahan.

Penggeledahan dilakukan sekitar dua jam, mulai Pukul 11.25 WIB hingga selesai Pukul 13.30 WIB, selesai penggeledahan tim turun dengan membawa berkas satu koper besar dan dimasukan kedalam mobil honda jazz warna hitam bernomor polisi F 1786 RJ.

Kasi Intelejen Kejari Kota Bogor Widianto Nugroho mengatakan, sesuai perencanaan pihaknya melakukan penggeledahan di tiga lokasi yakni, Kantor Pusat PD PPJ Sukasari, sebuah ruangan gudang penyimpanan berkas di Pasar Bogor dan kediaman Dirum PD PPJ Deni S Harumantaka di Villa Bogor Indah Blok EE – 7 nomor 20 RT 02/13 Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.

“Bebrapa dokumen telah diamankan, dan nanti tim melakukan kajian lebih lanjut,” kata Widi sapaan akrabnya Kasi Intel Kejari Kota Bogor itu.

Widi melanjutkan, tindakan penggeledahan ini bagian dari pro yudistia kasus penyidikan yang akan ditetapkan tersangka. Diakuinya dalam penanganan kasus dugaan korupsi tersebut pihaknya telah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan sejak Selasa 21 Agustus 2018.

Disinggung soal kerugian negara, pria berkepala plontos itu mengaku, nanti secara resmi akan melakukan perhitungan kerugian, sebab tak bisa asumsikan sembarangan.

“Ya tunggu nanti, karena untuk menyimpulkan kerugian itu harus melalui perhitingan yang layak dan tepat, harus ada kajian ilmiah,” jelasnya.

Mengenai penggeledahan yang dilakukan di rumah Dirum PD PPJ kata dia, berkaitan dengan peristiwa pidananya. “Nnti kita lihat, ada rangkaian ke sana sesuai petunjuk-petunjuk serta keterangan saksi-saksi yang kita peroleh,” tambahnya.

Masih kata dia, dalam penangana kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran perusahaan yang di deposito di Bank Muamalat dan asuransi dana pensiun di Brigin Life tahun 2015 di tubuh PD PPJ itu pihaknya telah memeriksa sedikitnya 24 saksi. Namun kalau saksi dari pihak bank akan dipaparkan setelah ada tersangka dan pelimpahan ke pengadilan. (As)

Komentar
Loading...