BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Geram!!! Usmar Perintahkan Sanksi Tegas Transmart Tajur

0 40

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Pengrusakan segel Satpol PP oleh penngembang Transmart Tajur membuat geram pejabat teras Pemkot Bogor, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman intruksikan agar pengembang pusat perbelanjaan yang hingga saat ini belum memiliki izin itu diberi sanksi tegas.

“Tak ada alasan. Bila terbukti memang merusak harus dijatuhi sanksi tegas,” ujar Usmar kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (03/03/18).

Menurut Usmar, pelanggaran demi pelanggaran yang dilakukan pelaksana proyek pusat perbelanjaan modern Transmart di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan itu tidak terlepas dari belum jelasnya regulasi yang ada.

Padahal, sambung dia, dalam Peraturan Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat ada yang namanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bertahap.

“Pemerintah DKI Jakarta sudah melaksanakannya tapi tentunya dengan sanksi. Misalnya, kalau peruntukan lokasi sudah sesuai, tapi proses Amdal lingkungan, lalin, dan persetujuan warga belum ada tetap boleh aktifitas. Tetapi, bakal dijatuhi denda, soal berapa nominalnya, DKI punya rumus,” beber Usmar.

Usmar menegaskan bahwa ia telah meminta Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Diaperumkim) untuk mempelajari regulasi IMB bertahap yang ada di DKI Jakarta.

“Pada dasarnya pemerintah tak mau merugikan investor, kalau sesuai aturan. Kalau soal nantinya ada argumen bila regulasi itu diterapkan akan berimbas pada meruginya investor, ya itu urusan mereka. Kalau pengusaha mau sabar nunggu sampai IMB terbit tak didenda. Bila nggak sabar, ya kena sanksi,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Usmar, dalam revisi Perda Bangunan dan Gedung yang diajukan ke Gubernur Jawa Barat, regulasi IMB bertahap sudah dicantumkan.

“Hanya soal tahapannya bagaimana, itu yang belum ada,” ucap mantan Politisi Demokrat itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Danny Suhendar menyatakan bahwa pasca didatangi Pol PP beberapa waktu lalu, sudah tidak ada aktifitas pembangunan apapun di lokasi proyek.

“Kami sudah arahkan agar fokus saja mengurus syarat perizinan hingga IMB diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” ucapnya.

Terpisah, Kepala DPMPTSP, Denny Mulyadi mengaku bahwa hingga kini Transmart belum memproses izin lebih lanjut. “IMB belum ada, belum diproses sama sekali,” singkat Denny. (Fray)

Komentar
Loading...