BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Hasil Survei, Elektabilitas Petahana Duduki Peringkat Pertama

0 64

BogorOne | Kota Bogor – Survei terhadap empat pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota Bogor yang bertarung di Pilwalkot Bogor 2018 dilakukan lembaga survei Charta Politika.

Hasil lembaga survei Charta Politika menunjukan elektabikitas calon walikota dan wakil walikota. Untuk pasangan Ahmad – Ru’yat (14,8%), Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat (3,8%), Bima Arya Sugiarto – Dedie A Rachim (61,0%) dan Dadang Iskandar Danubrata – Sugeng Teguh Santoso (2,5%).

Dalam penyampaian hasil survei Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, mengungkapkan data tersebut
berdasarkan survei yang dilakukan sejak tanggal 01 sampai 05 Maret 2018 dan baru di sampaikan ke publik, Rabu (11/04/18).

Survei dilakukan di enam kecamatan di Kota Bogor dengan 400 responden dengan cara wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur.

Hasil survei, dari empat pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto unggul diantara calon lainnya, disusul posisi kedua Ahmad Ruyat dan Zaenul Muttaqin, ketiga Edgar-Sefwelly dan terakhir Dadang dan Sugeng.

Masih kata dia, metodologi sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah penduduk di setiap Kota.

Dengan jumlah sampel sebanyak 400 responden, margin of error + 4.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing-masing 10 orang di desa/kelurahan yang tersebar di Kota Bogor.

“Quality control dilakukan terhadap hasil wawancara, yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel,” ujarnya.

Sementara elektabilitas top of mind (Pertanyaan Terbuka), elektabilitas Bima Arya Sugiarto (50,5%), Achmad Ru’yat (10,8%), Edgar Suratman (2,0%), dan Dadang Danubrata (2,0%) terdapat (34,8%) masyarakat yang menyatakan Tidak Tahu/Tidak Jawab.

Menyikapi hasil survei tersebut, Bima mengaku akan menjadi salah satu rujukan dirinya untuk terus turun menyapa warga.

“Terimakasih kepada seluruh tim dan relawan yang telah turut bekerja turun ke warga untuk mensosialisasikan program saya bersama Kang Dedie dari rumah ke rumah, kampung dan kampung,” kata Bima.

Komentar
Loading...