BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Inovasi!!! Untuk Transparansi PN Bogor Luncurkan Sidang Digital

0 66

BogorOne | Kota Bogor – Seiring pesatnya perkembangan dunia teknologi, memecut instansi pemerintah untuk berinovasi dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Tak terkecuali Pengadilan Negeri Bogor yang berinovasi memperkenalkan sidang digital.

 

Penyelenggaraan persidangan digital atau disebut e-court, merupakan yang pertama di Jawa Barat. Hal itu diperkenalkan Jumat 13 April 2018. Acara yang berlangsung di ruang sidang utama ini dibuka oleh Ketua Pengadilan Negeri Bogor Tenri Muslinda.

Ketua Tim E-Court Pengadilan Negeri Bogor, RR. Dewi Lestari Nuroso mengatakan, inovasi persidangan digital atau e-court yang digagasnya telah diuji penerapannya dalam beberapa persidangan di PN Bogor.

“PN Bogor telah mempraktikkan persidangan digital sejak Oktober 2017. Dalam penerapannya tidak ada kendala yang berarti, hanya saja alat pendukung seperti peralatan telekonferensi masih dirasa terbatas,” kata Dewi usai perkenakan program e-court.

Ia menamnahkan, tidak menutup kemungkinan inovasi yang dihadirkan PN Bogor ini, merupakan yang pertama di Indonesia. Sebab, hingga saat ini belum ada inovasi serupa yang hadir di pengadilan negeri wilayah se-Indonesia.

“Mudah-mudahan kami PN pertama yang sudah menjalankan persidangan digital ini. Terlepas sebagai pilot project atau tidak, itu Mahkamah Agung (MA) yang menilai dan pada akhirnya pencari keadilan dapat melihat persidangan secara transparan,” tambah Dewi.

Diakuinya, persidangan digital ini secara garis besar konsepnya sama dengan persidangan pada umumnya, namu e-court dapat dilakukan dengan jarak jauh melalui media telekonferensi yang telah tersedia di ruangan sidang utama PN Bogor.

Di ruang sidang itu juga tersedia beberapa komputer yang diperuntukkan bagi Ketua Majelis, para hakim anggota, penuntut umum, terdakwa atau penggugat dan tergugat.

“Dokumen-dokumen persidangan seperti surat dakwaan, surat pembelaan, hingga surat keputusan hakim dihadirkan dalam bentuk dokumen digital. Tidak lagi dalam bentuk tertulis,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dokumen digital akan ditampilkan saat persidangan melalui layar yang tersedia, sehingga semua yang menyaksikan persidangan dapat melihat isi dokumen tersebut.

Kemudian sambung dia, dalam proses persidangan juga dilakukan perekaman dalam bentuk video.Tujuannya adalah untuk memberikan proses persidangan menuju era digitalisasi dengan transparansi dan tanggungjawab bagi masyarakat pencari keadilan.

Masih kata dia, persidangan digital ini, beberapa teknis persidangan manual akan terpangkas dengan tetap memperhatikan payung hukum acara persidangan yang telah ada sebelumnya.

“Dalam tahapan hukum acara persidangan itu sendiri masih dalam kajian kami, tapi tidak terlepas dari hukum acara yang sudah berlaku dalam persidangan baik pidana maupun perdata,” pungkas Dewi.

Selain memperkenalkan persidangan digital, pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang peningkatan kapabilitas pelayanan hukum berbasis digital kepada masyarakat Bogor.

Hadir dalam kesempatan ini, perwakilan dan pimpinan unsur Muspida Kota Bogor, diantaranya Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm. Doddy Suhadiman, Sekdakot Bogor Ade Sarip Hidayat.

Selain itu juga hadir, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka, perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II Bogor, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan Perwakilan DPRD Kota Bogor serta para advokat.

Komentar
Loading...