BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Jelajahi Sensasi Baru D’Colonel Resto, Nikmati Sajian Ayam di Kandang Ayam

0 36

BogorOne.com | Kota Bogor – Kini hadir sensasi restoran baru, D’Colonel restoran yang mengusung konsep cukup unik dan menarik. Selain mengusung bangunan mirip dengan kandang ayam modern, bangunannya yang didirikan ala sangkuriang karena hanya waktu 1 hari 1 malam.

Proses pembangunan seluas 218 meterpersegi dengan tenaga pekerja 80 orang dimulai pada Sabtu 9 Juni pukul 09.00 WIB dan berakhir pada Minggu 10 Juni 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

Sesuai konsepnya, D’Colonel restoran menyuguhkan menu andalan yaitu rajanya ayam pedas, disamping 20 ragam menu lainnya dari bahan baku ayam kampung yang menggugah selera.

Owner D’Colonel Resto, Cecep Muhammad Wahyudin mengatakan, D’Colonel mengembangkan brand lokal yang mencoba dikenalkan dengan cara melakukan pembangunan restoran selama 24 jam.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena D’Colonel ingin memberikan sesuatu berbeda kepada masyarakat Indonesia khususnya Kota Bogor.

“Kami ingin memperkenalkan dan mencoba mencatatkan nama pada MURI. Kami menyajikan olahan murni ayam kampung atau bisa disebut fried chicken ayam kampung,” kata Cecep usai Launching D’colonel Resto, Minggu 10 Juni 2018.

Diakuinya, gebrakan yang dilakukan pihaknya dapat mengajarkan masyarakat Indonesia untuk mencintai produk Indonesia. Karena D’Colonel juga mempunyai menu yang khas dan dibuat nyeleneh.

“Kami menyediakan berbagai bentuk ayam kampung dengan sambal alami dari cabai jablay. Resto kami juga mengambil tema kandang ayam modern dengan suasana kandang ayam alami teknologi modern. Bisa dikatakan pengunjung makan daging ayam dikandang ayam,” tuturnya didampingi Direktur Utama D’Colonel, Angga Daulay Bachtiar.

Dijelaskan, selain memiliki resto pihaknya juga memiliki pembesaran ayam dengan kandang teknologi modern khusus ayam kampung.

Selain itu, D’Colonel juga menyajikan makanan ayam kampung yang mudah dimakan karena beberapa olahannya dengan penyajian daging mudah terkelupas dari tulang.

“Pengenalan menu yang dan tema yang paling penting, tetapi pembangunan D’Colonel dengan cara ‘Sangkuriang’ merupakan gimmick-gimmick. Kebetulan kami juga memiliki ahli infrastruktur kandang ayam. Pembangunan restoran juga menggunakan teknologi dari Jerman,” jelasnya.

Cecep menuturkan, mengambil nama D’Colonel dikarenakan dirinya menyukai militer dan pangkat tertinggi dedikasi tentara adalah Kolonel, sementara pangkat Jendral itu hadiah.

“Gambar pada brand kami juga merupakan tentara yang sedang hormat. Mudah-mudahan kami diterima masyarakat serta bisa mengembangkan dan membangun banyak resto di wilayah Indonesia,” pungkasnya. (As)

Komentar
Loading...