BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Jelang penilaian Adipura, PD PPJ Tertibkan PKL dan Parkir Liar

0 82

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Jelang penilaian Adipura, Perudahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dilibatkan untuk bersih-bersih, mengingat pasar masuk salah satu kategori atau lokasi dalam penilaian dari sisi kebersian.

Untuk melakukan kebersihan pihaknya menurunkan sejumlah tim diantaranya, dari Koperasi Pasar (Koppas) 25 orang, Pegawai PD PPJ 15 orang, unit passr 2 regu dengan jumlah 12 orang dan beberapa orang perwakilan pedagang.

“Ya kami sangat mendukung, dan untuk mendapat predikat adipura merupakan impian setiap daerah, disini kami intensifkan untuk melakukan kebersihan. Selain bersih-bersih, untuk sarana pendukung kebersihan kami pasang 25 tempat sampah dan pohon 20 pot untuk penghijauan,” kata Kepala Unit Pasar Kebon Kembang Iwan Arif Budiman.

 

Diakuinya, kegiatan tersebut telah diintensifkan selama 3 hari. Tapi untuk programnya sudah dipersiapkan dr jauh-jauh hari sekitar dua bulan kebelakang.

Untuk mempertahankan penghijauana dan kebersihan lanjut dia, targetnta bukan hanya adipura tapi harus berlangsung, sehingga nanti terus di mantanece.

Seperti diketahui, luas wilayah yang dikelola Unit Pasar Kebon Kembang antaralaim, satu hektar untuk blok A dan B berikut kawasan dan blok C dan D sekitar 1,4 hektar.

Sementara Kasubag Penertiban dan Keamanan PD PPJ Kota Bogor
Untung Tamoubolon mengatakan, untuk mensukseskan penilaian Adipura, pihaknya juga telah menertibkan 100 lebih PKL di Jalan Bata hingga Jalan Roda hingga batas Jalan Otista.

Dalam penertiban itu, pihaknya juga menurunkan alat berat (crant-red) dan satu unit Armada Pemadam Kebakaran.

“Pedagang ditertibkan lalu diberikan batas berdagang, sekarang sudah dibuatkan zebra cross,” jelasnya.

Masih kata dia, dalam melakukan penertiban kendala pasti ada. Karena pada dasarnya para sebagian PKL tetap bandel.

“Ya, karena PKL itu belum ada kesadaran, mereka maunya memang tetap berjualan di kaki lima padahal berjualan di kaki lima resikonya lebih besar, sebab barang harus dititipkan dan sebagainya, beda dengan berjualan didalam pasar karena sudah di jaga petugas langsung,” tandasnya. (As)

Komentar
Loading...