BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Kampanye Akbar, Edgar Ajak Tim dan Pendukungnya Terus Berjuang

0 30

BogorOne | Kota Bogor – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor independen Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar Joyodiningrat mendapat kesempatan pertama yang ditetapkan KPU untuk gelar kampanye akbar.

Ratusan para pendukung Edgar – Sefwelly ramaikan perhelatan kampaye akbar yang di laksanakan Lapangan Kresna Raya, Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu 28 April 2018.

Selain tim sukses, sukarelawan, simpatisan yang tergabung dapam sayap pasangan calon dari jalur perseorangn itu, Kampanye akbar Edgar – Sefwelly juga dihadiri oleh sejumlah mantan birokrat yang pernah mengabdikan diri di lingkup Pemerintah Kota Bogor.

Dalam pidato politiknya, Edgar mengawali dengan membakar semangat terus berjuang untuk seluruh yang hadir. Bahkan ia rela untuk berpanas-panasan di bawah terik matahari mengikuti jalannya kampanye akbar pasangan Edgar-Sefwelly.

Untuk semua yang hadir kata Edgar, ia mengucap rasa syukur dan berbangga sekali, karena hari ini mendapatkan kesempatan untuk silaturahmi akbar bersama Edgar-Sefwelly.

“Walaupun dalam kesempatan ini keadaan (cuaca) panas, Insya Allah perasaan kita akan tetap dingin,” seru Edgar didepan para pendukungnya.

Ia melanjutkan, meski saat ini yang hadir tidak secara maksimal tapi para relawan ataupun simpatisan mampu mengembangkan jaringan-jaringannya sehingga pada pencoblosan 27 Juni 2018 nanti pasangan Edgar-Sefwelly bisa unggul menjadikan ‘papayung’ Kota Bogor.

Diakuinya, untuk visi misinya jika diurai panjang. Tapi yang jelas bagaimana Bogor ini memiliki karakter. Tetapi masyarakat jangan sampai terjebak, kalau pemimpin pengemban amanah tidak memiliki karakter pasti masyarakatnya akan mencari bentuk sendiri.

“Ini harus dimulai oleh pemimpinnya yang memiliki karakter profesionalisme, cerdas intelektual dan spiritualnya, berinovasi dan kreatifitas serta peduli. Juga memiliki karakter integritas kejujuran,” papar Edgar.

Ditegaskan oleh Edgar yang juga Dewan Penasehat Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ini, tekad bertarung di perhelatan Pilkada Kota Bogor, hanyalah untuk ibadah mencari ridho Allah SWT dalam rangka mengemban amanah memimpin Kota Bogor lima tahun kedepan.

“Jika saya semata-mata hanya ingin menjadi walikota, lebih baik saya tidak ikut Pilkada. Karena saya merasa bahwa masyarakat mengharapkan saya maju (Pilkada). Apalagi periode ini, cuma satu-satunya saya sendiri calon dari birokrat murni. Dan tentunya Insya Allah, birokrat tidak akan terpecah,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dengan menjatuhkan pilihan yang terbaik pada hari pencoblosan 27 Juni nanti.

Indikator pilihan yang terbaik itu, kata Edgar, adalah pasangan calon yang memiliki bebet, bibit dan bobot. Disamping itu, rekam jejak yang baik di lingkungan keluarganya, masyarakat termasuk dalam kedinasannya.

“Hari ini kita paslon 2 (Edgar-Sefwelly) harus memberikan pencerahan kepada masyarakat semua. Karena jangan sampai masyarakat itu memilih ada keraguan, apalagi memilih karena pemberian uang,” tegas Edgar yang maju lewat jalur independen itu.

Agenda kampanye akbar pasangan calon nomor urut 2, Edgar-Sefwelly diisi dengan berbagai penampilan menarik yang menyita perhatian yang hadir, seperti aktraksi pencak silat dan tari jaipong. Sesekali para pendukung juga dihibur oleh alunan musik dangdut.

Komentar
Loading...