BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Kasus Pembuhuhan Siswa SMK, Polisi Tetapkan Tersangka Dua Remaja

0 36

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Dalam penanganan kasus pembacokan Raihan Ilham siswa SMA YPHB hingga akhirnya meninggal dunia, Poresta Bogor Kota telah menetapkan dua tersangka.

Dari hasil penyelidikan kasus pembacokan yang menghilangkan nyawa tersebut polisi menemukan fakta terbaru. Ternyata kedua kelompok dari korban maupun pelaku sudah janjian untuk bentrok di sekitar jalan Ahmad Yani, Kota Bogor.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, dalam waktu 24 jam setelah kejadian kepolisian mengetahui siapa saja pelakunya.

Namun demikian diperlukan waktu mengetahui keberadaan pelaku. Akhirnya keberadaan pelaku terendus dan diamankan dua yang diduga pelaku.

Masih kata Agah, pelaku pertama adalah FR (17) pelajar SMK swasta dan diamankan di Kota Bogor dirumahnya sendiri, sementara pelaku utama adalah AR (18) yang juga siswa SMK swasta yang diamankan pada di Brebes Jawa Tengah,” katanya, Selasa (24/07/18)

Agah menuturkan, kronologis pembacokan yang merenggut nyawa siswa SMK itu, sebelum kejadian pembacokan ada perkelahian antara kedua kelompok tersebut. Karena tidak seimbang kelompok yang lebih kecil melarikan diri.

Namun karena dendam, kelompok kecil menghadang kembali di jalan Ahmad Yani dan korban bernama Raihan Ilham siswa SMA YPHB meninggal dunia dengan sejumlah luka bacokan.

Dalam penanganan kasusnya lanjut Agah, walaupun pelaku dibawah umur secara umum tetap diperlakukan sama, hanya acara hukumnya saja yang berbeda, contoh prosesnya itu dilakukan tujuh hari atau lebih cepat dari orang dewasa.

“Pelaku dijerat pasal 80 ayat 3 UUD Perlindungan anak diancam 15 tahun penjara karena melakukan kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan anak meninggal dunia,” tegasnya. (As)

Komentar
Loading...