BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Kejari Dampingi Pelaksanaan Proyek Lanjutan Masjid Agung Tahap Dua

0 20

BogorOne.com | Kota Bogor – Setelah mangkrak sejak tahun lalu, pembangunan Masjid Agung Bogor yang berlokasi Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah akan segera dilanjutkan.

Lanjutan pembangunan tempat ibadah kebanggaan warga kota hujan itu akan segera dilakukan,  mengingat proses lelang yang dimulai sejak Mei 2018 sudah selsaai.

Pembangunan dan lelang kali ini dinilai aman, karena ada pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, ada delapan kontraktor yang mengikuti lelang dengan nilai sebesar proyek Rp9,6 miliar.

Setelah melalui tahap evaluasi, terpilih PT Alvarini Gemilang sebagai pemenang, dengan nilai penawaran sebesar Rp 8.697.815.390.

Kasubag Pengadaan Barang Kota Bogor, Aryamehr Khomsa mengatakan, didalam eproc atau LPSE Kota Bogor sudah keluar hasilnya pada Jum’at (28/06/18) malam.

Menurut dia, saat ini proses lelang sudah selesai dan memasuki  dalam waktu masa sanggah.

Ia melanjutkan, kalau nanti tidak ada sanggahan, kontrak akan dilakukan pada Kamis 5 Juli mendatang.

“Peserta yang mendaftar lelang masjid Agung ini sebanyak 84 perusahaan, tetapi hanya 8 perusahaan yang mengajukan penawaran,” katanya.

Dirinya menyakini lelang dan pengerjaan proyek masjid Agung kali ini sesuai dengan harapan dan target dikarenakan adanya pendampingan dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah
(TP4D).

“Antisipasi kejadian yang lalu, kami ada pendamping dari kejaksaan. Jadi bisa disebut kali ini aman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi dan Pengendalian Pembangunan (Adalbang) Setda Kota Bogor Rahmat Hidayat mengatakan, sesuai jadwal, Sabtu 30 Juni lalu, sudah memulai masa sanggah hingga Rabu 4 Juni 2018.
Sebelum ada surat penunjukan dan penandatanganan kontrak.

“Hingga akhir bulan Juli, sekarang sedang masuk pembuatan berita acara hasil pelelangan sampai nanti 5 Juli. Dari delapan perusahaan yang memberikan penawaran, dipilih tiga tertinggi penawarannya dari yang termurah,” tuturnya.

Rahmat melanjutkan, kemudian dievaluasi administrasi dan teknisnya. Yang satu, tidak dapat membuktikan SKA Asli untuk Ahli Teknik Mekanikal – Madya, Ahli Teknik Proteksi Kebakaran – Madya, dan SKT asli tukang perancah besi, tukang pekerjaan baja, tukang las atau welder gas dan Electric Welder, serta juru gambar.

“Sedangkan satunya lagi SIUJK dan SBUJK sudah habis masa berlakunya. PT Alvarini Gemilang diketahui beralamatkan Kompleks Rukan Cempaka Mas, Kelurahan Sumurbatu, Jakarta Pusat,” pungkasnya. (As)

Komentar
Loading...