BogorOne
Akurat dan Terpercaya

KNPI Cium Bau Korupsi Dalam Kasus Penebangan Pohon di Transmart

0 64

 

BogorOne | Kota Bogor – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor terus menyoroti soal kasus penebangan pohon yang dilakukan pihak Transmart Yasmin sebelum ada izin dari Pemkot Bogor.

Bahkan, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup KNPI Kota Bogor Muhammad Sufi menduga adanya dugaan korupsi di tubuh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.

Dengan tegas Sufi mengatakan, ada pelanggaran hukum atas penebangan 18 pohon di jalur hijau Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor yang akan digunakan akses masuk Pusat Perbelanjaan, Transmart Yasmin.

Menurut sufi, dari hasil kajian yang merujuk pernyataan Plt Walikota Bogor Usmar Hariman yang menyatakan bahwa sudah ada koordinasi antara lembaga yang diberikan tanggung jawab dengan dinas terkait, padahal dinas tidak berhak memberikan izin, dan kewenanganannya hanya sebatas memberi rekomendasi.

Menurutnya, atas statement itu pihaknya menduga ada indikasi korupsi yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, karena dinilai telah kongkalingkong dalam melakukan penebangan pohon tersebut.

“Seandainya itu benar, maka telah melakukan “Abuse of Power” dan pelanggaran terhadap asas – asas umum pemerintahan yang baik (AAUPB) karena melakukan kebijakan yang bukan menjadi tupoksi wewenang institusinya,” tegas Sufi dalam konferensi press di gedung KNPI Kota Bogor, Kamis (03/05/18).

Masih kata Sufi, patut diduga Kadisperumkim telah melanggar ketentuan UU No. 28 tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sebelumnya, 18 pohon dari 28 pohon yang diajukan izin untuk ditebang oleh pihak Transmart sudah ditebang sebelum izin dari Wali Kota Bogor keluar. Hal itu terbongkar saat Plt. Wali Kota Bogor melakukan sidak bersama KNPI Kota Bogor.

Sufi melanjutkan, Dalam Perda No. 8 tahun 2006 tentang ketertiban umum pasal 6 huruf (g) berbunyi, menebang, memotong, mencabut pohon, tanaman dan tumbuh – tumbuhan disepanjang jalur hijau, taman – taman rekreasi umum kecuali atas izin Wali Kota.

Atas kejadian itu tambah Sufi, DPD KNPI Kota Bogor dengan tegas menyatakan, mengutuk dan mengecam keras kepada pihak – pihak yang melakukan penebangan pohon tanpa mengindahkan peraturan yang ada dalam mempertahankan Kota Bogor yang indah, nyaman dan teduh.

“Kami minta, Pemerintah Kota Bogor untuk tidak menandatangani surat permohonan penebangan pohon dari pihak Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart,” tegasnya.

KNPI juga meminta kepada pemerintah untuk segera melaporkan Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart kepada pihak yang berwajib serta memberikan sanksi yang seberat – beratnya kepada pihak tersebut karena mengabaikan dan tidak mengindahkan peraturan yang ada.

Selain itu, DPD KNPI juga meminta kepada pihak yang terkait khususnya Disperumkim dan Satpol PP untuk tidak bermain mata dengan pihak Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart dalam memberikan sanksi tegas.

“Jika kejadian penebangan pohon yang dilakukan Pusat Perbelanjaan, Apartemen dan Condotel Transmart dibiarkan tanpa proses hukum, maka kami dari DPD KNPI Kota Bogor siap untuk melaporkan kepenegak hukum diatasnya,” tandas Sufi.

Komentar
Loading...