BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Konflik Rencana Pembangunan Blok F, Mulai Temui Titik Terang

0 94

BogorOne || Kota Bogor – Konflik paguyuban pedagang dengan PD Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) soal rencana revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang mulai menemui titik terang.

Hal itu terjadi setelah tujuh orang perwakilan pedagang Blok F dan paguyuban, melakukan rapat pertemuan dengan PD PPJ di kantor PDPPJ, gedung eks Shangrila, Sukasari, Senin (22/01/18).

Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah permasalah inti yang selama ini menjadi konflik antara pedagang Blok F dengan PD PPJ, diantaranya tentang siteplane pembangunan dan hal tehnis lainnya.

Kepala unit pasar Kebon Kembang Iwan Arifin Budiman mengatakan, saat ini sudah ada kesepakatan bersama. Karena aspirasi dan keinginan pedagang sudah diterima pihak kontraktor dan PD PPJ.

Menurut Iwan, yang selama ini jadi hambatan dalam rencana pelaksanaan revitalisasi adalah soal siteplane dan masalah tehnis lain seperti.

“Keinginan diturunkannya bangunan 50 centimeter di Jalan Nyi Raja Permas, termasuk bangunan di Jalan Dewi Sartika yang merupakan aspirasi pedagang Blok F pada dasarnya sudah diterima dan diakomodir,” kata Iwan.

Namun lanjut Iwan, ada juga komitmen yang harus disetujui dan disepakati pedagang. Contohnya, ketika soal siteplane diterima sesuai dengan keinginan pedagang, maka para pedagang harus membuat surat kuasa dari 178 pedagang bahwa kios tidak di undi tetapi mengikuti existing.

“Jadi semuanya harus ada perjanjian, agar tidak ada gugatan kembali dari para pedagang,” jelasnya.

Diakuinya, pedagang di Blok F tidak semuanya setuju dengan kondisi existing saat ini, banyak juga pedagang yang ingin dilakukan pengocokan atau di undi kios.

“Tetapi semuanya dikembalikan lagi ke pedagang itu sendiri, karena aspirasi pedagang sudah diterima semua,” ujarnya.

Tentang progres pembangunan, mewakili Direksi PD PPJ Iwan mengatakan bahwa saat ini sudah ada pedagang yang pindah ke TPS.

Masih kata dia, memang para pedagang masih ada yang mempermasalahkan soal tempat dan ukuran TPS, namun masalah itu sedang diselesaikan baik oleh PD PPJ dan kontraktor pelaksana pembangunan.

“Posisi TPS akan segera difungsikan karena pedagang akan segera pindah. Dalam satu minggu ini insya allah sudah terselesaikan seluruh permasalahan di Blok F,” tandasnya.

Komentar
Loading...