BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Korupsi Deposito PD PPJ, Kejari Didesak Segera Tetapkan Tersangka

0 53

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Prosres penanganan kasus dugaan korupsi PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) terkait penggunaan anggaran perusahaan yang di deposito di Bank Muamalat dan asuransi dana pensiun di Brigin Life tahun 2015 yang dilakukan secara maraton oleh Kejari Bogor kini ditunggu publik siapa saja yang akan menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Dalam penangaganan kasusnya, Kejaksaan telah menaikan status menjadi penyidikan, dan diprediksi tak lama lagi akan dilakukan penetapan tersangka. Dan sejumlah pihak ikut menyoroti kasus tersebut tak terkecuali kalangan para pengamat.

Penagamat menilai, penggeledahan yang dilakukan Kejari di tiga lokasi Kamis 23 Agustus 2018 lalu, bahwa kasus tersebut sangat istimewa dan besar.

Ketua Yayasan Satu Keadilan yang juga advokat senior Sugeng Teguh Santoso (STS) mengatakan, tindakan penggeledahan adalah termasuk upaya paksa sebagai bagian kewenangan penyidik dalam penyidikan.

Dengan adanya penggeledahan ini, penyidik ingin mendapatkan, mencari alat bukti, barang bukti untuk memperkuat penyidikan.

“Saya rasa alat bukti atau barang bukti tersebut sudah ada. Tindakan penggeledahan hanya bagian dari upaya formal yang mau diperlihatkan pada publik bahwa kajari Bogor telah bekerja,” ucap Sugeng kemarin.

Alasan Sugeng, karena status sudah penyidikan, maka Kejari harus segera menetapkan tersangka yang terlibat dalam kasus itu. “Kalau sudah penyidikan, maka tersangka sudah ada dan segera tetapkan,” tegasnya.

Sugeng yang juga sekjen Peradi ini meminta kepada Kejari untuk segera menetapkan tersangka, karena dengan dinaikkan status ke penyidikan bermakna telah ada tindak pidana korupsi.

Tak hanya itu, menurut Sugeng dalam tindak pidana korupsi sangat mudah menemukan siapa tersangkanya karena Tipikor adalah tindak pidana yang terkait dengan sistim dan kewenangan suatu lembaga termasuk pada PD PPJ sudah sangat jelas sistim keuangannya dan kewenangan masing masing pihak.

“Saya menduga jajaran direksi akan terkena perkara ini sebagai tersangka,” ujarnya.

Sugeng juga menyarankan agar siapapun tersangkanya seret semua yang terlibat. Bahkan ia menegaskan jangan lagi mau di PHP seperti terpidana kasus Angkahong.

“Harus diusut tuntas dan bongkar semuanya kasus korupsi di salah satu BUMD Pemkot Bogor ini. Jangan sampai kasus korupsi di PD Pasar ini bernasib sama seperti di kasus Angkahong, dimana mereka yang terpidana tidak mau menyeret Bima dan Ade Syarif, padahal hukuman mereka diperberat saat banding dan kasasi. Ada apa ini?,” tanya Sugeng dengan nada heran.

Ditempat berbeda, Ketua Umum Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Kopma GPII) Bogor, Lathif Fardiansyah mengungkapkan hal senada, menurutnya karena sudah berstatus penyidikan, Kejari harus segera mengumumkan tersangka. Tidak boleh ada tebang pilih, siapapun yang terlibat harus diseret ke meha hijau.

“Segera tetapkan tersangka, jangan sampai kasus ini menjadi peluang main mata antara Kejari dan PD Pasar,” cetus lathif. (Fray)

Komentar
Loading...