BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Kucurkan Dana Rp 1,9 Milyar, Pemkot Keukeuh Revitalisasi Lapangan Manunggal

0 57

BogorOne | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersikeras ingin merevitalisasi Lapangan Manunggal menjadi taman dengan mengucurkan uang rakyat sebesar Rp 1,9 Miliar.

Padahal Lapangan Manunggal Kecamatan yang berada di kecamatan Bogor Barat itu berstatus sertifikat milik Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) dibawah Kementerian Pertanian (Kementan).

Kepala Bidang Pertamanan, PJU dan Dekorasi Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Agus Gunawan mengaku, pihaknya telah bekomunikasi dengan Balittro dan mereka ternyata pihak Balittro memegang sertipikat.

Sedangkan pihaknya sambung Agus, memegang surat keterangan penguasaan aset dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Ternyata ada miss komunikasi. Akhirnya kami disarankan untuk pinjam pakai,” ujar Agus, Kamis (26/04/18).

Agus melanjutkan, untuk menindak lanjuti rencana tersebut, Pemkot Bogor akan segera melayangkan surat kepada Kementan terkait pinjam pakai ataupun meminta agar Lapangan Manunggal dihibahkan.

“Pembangunan Taman Bola tidak akan mengubah fungsi tempat tersebut. Jadi masyarakat tetap bisa bermain bola,” kata Agus.

Agus menjelaskan, taman tersebut nantinya akan dilengkapi dengan lampu high mast sehingga masyarakat tetap bisa bermain bola di malam hari.

Selain itupun bakal dilengkapi dengan area kuliner, areal parkir, tribun, lapangan voli, dan taman bermain anak.

Namun, saat ditanya apakah masyarakat bebas menggunakan Taman Bola nantinya. Agus menjelaskan bahwa penjadwalan penggunaan akan diatur oleh paguyuban yang berasal dari masyarakat sekitar.

“Kalau dari pemkot tak dikenakan biaya. Tapi nanti jadwal penggunaan diatur oleh paguyuban,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aset pada BPKAD, Rifky Mubarak mengatakan, pinjam pakai aset milik pemerintah pusat diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 serta Peraturan Menteri Keuangan.

“Meminjam lahan untuk kemudian dibangun, memang diperbolehkan dan payung hukumnya ada,” tegasnya.

Rifky juga menuturkan bahwa dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Lapangan Manunggal masuk ke dalam kawasan ruang terbuka hijau.

“Kalaupun nantinya pemerintah pusat akan mengambil alih lahan itu, tetap tidak diperbolehkan mendirikan bangunan disana,” tambahnya.

Komentar
Loading...