BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Melalui Kaderisasi, PP Provinsi Jalarta Cetak Para Calon Pemimpin

0 89

BogorOne || Caringin – Pemuda Pancasila (PP) Provinsi DKI Jakarta gelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kaderisasi III di Vila Bukit Pancawati, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (27/01/18).

Kegiatan tersebut diresmikan Anggota Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila Gunung Hutapea dan dihadiri tokoh-tokoh PP antara lain Syamsir Rambe, Ketua MPW PP DKI Jakarta Thariq Mahmud, Eva Mustika, serta pengurus MPC se-DKI Jakarta. .

Mewakili Ketua Umum MPN PP Japto Sulistyo Soemarno, Gunung Gutapea dalam sambutannya menyampaikak, Diklat Kaderisasi ini merupakan amanat Musyawarah Besar (Mubes).

Di mana, kaderisasi adalah program prioritas untuk menjadikan PP menjadi kader-kader terbaik bangsa.

Menurutnya, ada tiga hal yang diamanatkan Ketua Umum dalam Mubes, diantaranya revitalisasi seluruh struktur organisasi, registrasi keanggotaan untuk mencapai target keanggotaan 3 juta orang dari saat ini 2 juta orang.

“Melalui diklat dan kaderisasi ini kami mempersiapkan kader-kader PP hingga bisa jadi pemimpin-pemimpin bangsa dari lurah/kades, camat, bupati/walikota, dan pimpinan negara,” katanya.

Selain itu, dia juga mengatakan, kaderisasi ini merupakan bekal dasar yang diharapkan kader PP bisa memahami perjuangan PP dan AD/ART serta lahir banyak ahli, baik ahli hukum, ahli ekonomi, dan ahli-ahli lainnya.

“Pemuda Pancasila lahir dan dibangun oleh Jenderal Abdul Haris Nasution disaat di beberapa wilayah terjadi pemberontakan. Pemuda Pancasila mengemban tugas untuk mengamankan Pancasila,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua MPW PP DKI Jakarta, Thariq Mahmud. Ia mengatakan, kaderisasi yang pertama di era kepemimpinannya sejak Muswil ke-12 ini untuk mempersatukan dan meningkatkan kebersamaan dan soliditas dan mencetak calon-calon pemimpin bangsa.

“Pemuda Pancasila punya tugas sangat berat, yaitu mengawal Pancasila sebagai ideologi bangsa. Kami harapkan semua kader Pemuda Pancasila bisa membumikan nilai-nilai Pancasila di lingkungannya,” katanya.

Berkaitan dengan tahun politik menghadapi Pilkada, Pileg dan Pilpres, Thariq menegaskan bahwa PP adalah ormas sosial yang berbasis massa yang anggotanya tersebar di berbagai partai politik.

“Pesan saya kepada mereka tetap bisa menjaga Pancasila. Jaga keamanan, persatuan dan kesatuan” tambahnya.

Masih kata dia, pilihan boleh berbeda, tapi jangan saling ribut bertengkar karena perbedaan. Calon pemimpin boleh berbeda tapi harus satu suara bahwa kita bangsa Indonesia.

Sementara Kabid Media Massa dan Humas MPW PP DKI Jakarta, Boy Indra Tanjung, menuturkan peserta Diklat Kaderisasi III ini sebanyak 87 orang dari berbagai profesi, 30 persen pengacara, 30 pengusaha dan sisanya umum mulai tukang parkir, pegawai, dan lain-lain.

“Peserta diklat ini dididik rasa kepeduliannya, menekan keributan, siap menjalankan program pembangunan dan harus siap menjaga Pancasila jangan sampai diusik-usik, serta hasilnya bisa menularkan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa Pemuda Pancasila itu harus bisa menunjukkan pancasila, bukan preman. “Pemuda Pancasila kini sudah berubah,” tandasnya.

Komentar
Loading...