BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Melalui Open Bidding, Pemkot Isi Tiga Kekosongan Jabatan Esolon II

0 70

 

BogorOne | Kota Bogor – Untuk mengisi kekosongan tiga jabatan eselon II, Pemkot Bogor akan segera melakukan lelang terbuka atau ‘Open Bidding’.

Posisi jabatan yang saat ini kosong karna ditinggal masa pensiun adalah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengaku, telah menerima surat balasan dari Kemendagri soal rencana penyelenggaraan Open Bidding tersebut dan proses lelang akan segera dilaksanakan.

“Ya surat dari Kemendagri sudah keluar untuk open bidding, sekarang sedang meminta persetujuan rekomendasi untuk pembentukan panitia seleksi terbuka itu,” kata Usmar belum lama ini.

Diakuinya, pelaksanaan open bidding, akan menunggu persetujuan KASN, dan ditargetkan minggu depan sudah diumumkan sehingga akhir bulan prosesnya sudah selesai.

“Jadi nanti dibuat surat untuk rekomendasi pansel dan permohonan rotasi, mutasi dan promosi setelah open bidding,” ujarnya.

Usai open bidding ditetapkan lanjut Usmar, maka dirinya melanjutkan kegiatan rotasi, mutasi dan promosi. “Setelah tahap pertama open bidding selesai, dilanjut ke tahap kedua untuk promosi, rotasi dan mutasi ASN di lingkungan Pemkot Bogor,” jelasnya.

Ia mengaku optimis proses open bidding tersebut akan diminati para ASN baik dari Kota Bogor maupun stuktural ASN dari luar Kota Bogor.

“Pasti banyak peminatnya, apalagi untuk posisi Kepala Bapenda. Kita yakin peminat open bidding akan banyak, termasuk ASN dari luar Kota Bogor juga bisa ikut seleksi terbuka ini,” ujarnya.

Ia pun berharap, nanti proses mutasi dapat berjalan lancar dan sesuai target. Semoga mendapatkan pejabat yang sesuai kompetensinya agar pembangunan di Kota Bogor dapat terlaksana dengan baik,” harapnya

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi berharap open bidding yang dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ia juga berharap, sosok yang terpilih untuk menjabat posisi yang kosong tersebut memang layak dan mampu, serta sudah mengikuti aturan main yang berlaku.

“Intinya tidak masalah jika saat ini dilakukan open bidding juga. Asal semuanya mengikuti aturan yang ada,” jelas kiwong sapaan akrabnya politisi asal partai berlambang ka’bah itu.

Komentar
Loading...