BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Melalui Program KPK, Asyik Akan Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

0 52

BogorOne | Kota Bogor – Pasangan Calon Gubernur Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) canangkan program Kartu Prioritas Kerja (KPK) untuk menekan angka pengangguran di Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu saat mngunjungi Kota Bogor, Jumat 6 April 2018.

Menurut Wakil Walikota Bekasi non aktif itu, menyediakan lapangan kerja akan jadi stresing atau penekanan anagka kemiskinan di Jawa Barat.

“Akan terbitkan kartu priotos kerja (KPK) untuk menyalurkan pencari kerja sesuai skilnya ke industri-industri yang ada di jawa barat,” kata Syaikhu

Masih kata dia, untuk program KPK maka pemerintah harus membuat regulasi, supaya ada kerjasama yang matching antara industri dan lembaga pendidikan.

“Jadi nanti, akan dilihat dalam industri keahlian apa saja yang dibutuhkan dan SMK akan mencetak keahlian sesuai yang dibuthkan lalu dibuat kerjasama, jadi begitu lulus bisa diterima kerja di induatri itu,” kata Syaikhu.

Ia optomis dengan berbagai gagasan dan programnya, maka bisa menciptakan dua juta lapangan kerja yang akan berdampak menurunkan angka kemiskinan di Jawa Barat.

Selain itu sambung politisi PKS tersebut, program lainya adalah untuk pemberdayaan ekonimi, strata 1, pihaknya juga berinovasi menciptakan entrepreneur, untuk biro usaha teknologi seperti desainer dan sebagainya.

“Jadi melalui program ini, anak-anak muda didorong tumbuh sesuai kemampuan atau skilnya,” jelas dia.

Sementara untuk sektor pertanian dan nelayan, maka untuk keberlangsungannya para pelaku pertanian dan nelayan harus ditunjang dengan sarana dan prasarananya.

“Bagi pertanian, para petani yang sudah terbentuk kelompok tani bisa diberi bantuan tractor. Sementara untuk para nelayan bisa dibuatkan pelabuan ikan untuk keperlangsungan para nelayan seperti di Indramayu dan Subang karena potensi perikanan dari para nelayan cukup besar,” tambahnya.

Bahkan, untuk penghasil garam pun, diakuinya Jawa Barat itu memilliki pantai yang sangat luas.

“Saya pernah menemui petani yang memghasilkan garam, bahkan dia itu sudah mendaoat sertifiaksi. Ini potensi yang harus terus dikembangkan dan didukung pemerintah,” pungkasnya.

Komentar
Loading...