BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Melalui Resital Solo Piano, Syauqi Hafidz Ajak Masyarakat Cintai Alam

0 75

BogorOne | Kota Bogor – Muhammad Syauqi Hafidz mempersembahkan karyanya untuk alam dalam memyambut Earth Day (hari bumi) melalui resital solo piano di balai riung Royal Hotel Kota Bogor, Sabtu 21 April 2018. Konser tersebut mengusung tema ‘Melodi Untuk Bumi’.

Didepan ratusan penonton, ia tampil memukau, dengan mengenakan jas hitam ia menunjukan kebolehannya bermain musik klasik karya-karya maestro luar negeri, seperti Bach, Mozart, Beethoven, Badazerwska, Gustave Lange, Chopin dan Scott Joplin.

Selain karya maestro luar negeri, ia juga membawakan karya musisi dalam negeri seperti lagu karya Ibu Sud berjudul Tanah Airku, Sabda Alam karya Junaedi Salat, dan tidak lupa menyiapkan lagu karyanya sendiri yang menjadi tema acara tersebut.

 

Penampilannya, mampu menghipnotis ratusan penonton yang notabenenya para pelajar SMP dan SMA berserta para guru.

Selain itu, nampak turut hadir pula para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Fahrudin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Elia Buntang.

Panitia Penyelenggara, Hendro Hermawan mengatakan, tema itu sengaja diambil bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia atau dikenal dengan Earth Day yang jatuh setiap tanggal 22 April.

Diakuinya, acara ini menjadi salah satu bagian kampanye ramah lingkungan yang dikemas dalam acara resital solo piano.

Masih kata dia, moment menyambut Earth Day ini merupakan konser kedunya pianis muda berbakat asal Kota Bogor itu. Konser pertama digelar dalam rangka hari guru.

“Syauqi akan melantunkan nada-nada indahnya kepada khalayak umum khususnya pelajar, dan sekaligus mempersembahkan karya perdananya yang berjudul melodi untuk bumi,” kata Hendro disela-sela acara.

 

Dijelaskan Hendro, bahwa acara ini juga menjadi salah satu bagian untuk mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan mengajak untuk lebih mencintai lingkungan.

“Ini adalah shearing edukasi untuk mencintai lingkungan, dan kebetulan juga souvernir yang dibagikan kali ini bibit pohon,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Syauqi Hafidz mengatakan, bahwa ide lagu tersebut muncul sekali waktu saat dirinya datang ke suatu tempat dan melihat kondisi lingkungan yang tidak terawat atau kurang dijaga.

Dari sanalah sebuah ide muncul untuk membuat sebuah resital solo piano yang bertepatan dengan memperingati Hari Bumi Sedunia.

“Jadi acara ini dikemas untuk menyampaikan kampanye menjaga lingkungan kepada teman-teman,” kata siswa SMP Negeri 1 Kota Bogor itu.

Syauqi pun sangat mengapresiasi dengan banyaknya penonton yang hadir. “Terimakasih atas suportnya banyak yang hadir, berarti masih banyak orang-orang di dunia ini yang masih peduli untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Pria yang lahir di Sukabumi pada 20 April 2004 ini juga sengaja memilih untuk pertunjukan piano tunggalnya karya-karya musik klasik.

Selain karena kecintaannya terhadap musik klasik sejak dari kecil yang dikenalkan oleh orangtuanya, juga untuk memperkenalkan musik klasik kepada khalayak umum.

Ditempat yang sama usai pertunjukan, Fahrudin yang sudah dua kali mengikuti acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi karya Syauqi.

“Luar biasa perkembangannya lebih bagus, dan sekarang dikolaborasikan dengan beberapa alat musik, lebih bagus dan harmonisasinya sangat bagus, apalagi ini dihadiri para pelajar, menggugah anak-anak untuk terus berkarya,” kata Fahmi sapaan akrabnya Kadisdik Kota Bogor itu.

Komentar
Loading...