BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Menpan-RB : Bogor Proyeksi Kota Percontohan Bidang Jasa di Indonesia

0 63

BogorOne | Kota Bogor – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur jalan sehat mengelilingi pedestrian Istana dan Kebun Raya Bogor, Jumat (02/02/18) pagi.

Kegiatan yang dimulai di Balaikota Bogor, Jalan Juanda, Bogor Tengah ini juga diikuti oleh seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarif Hidayat.

Bima Arya dan Asman Abnur tampak berdialog serius dan disela canda tawa untuk mencairkan suasana sepanjang perjalanan dengan jarak lebih dari 5 kilometer itu.

Satu per satu fasilitas publik ia perlihatkan dihadapan Menpan-RB, mulai dari pedestrian yang ramah disabilitas, perubahan Taman Sempur, penataan sekitaran Tugu Kujang, hingga kerjasama dengan LIPI selaku pengelola Kebun Raya.

“Komplit disini. Tadi saya diajak keliling-keliling sama Pak Walikota Bima Arya. Selain ada Istana dan Kebun Raya, ternyata disekelilingnya ada pasar, jogging track, taman bermain dan pedestrian,” kata Asman AbnuAbnur

Jadi, lanjut dia, dirinya memberikan apresiasi atas banyaknya perubahan di Kota Bogor. “Mudah-mudahan tambah bagus lagi ke depannya agar bisa menjadi salah satu kota percontohan di Indonesia,” ungkapnya.

Mantan Wakil Walikota Batam ini menambahkan, menjadi hal yang wajar ketika Kemenpan-RB mengganjar Pemkot Bogor dibawah kepemimpinan Bima Arya dengan predikat B untuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

“Nah Kota Bogor ini, naik dari CC ke B. Artinya, pengelolaan keuangannya itu manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini berdasarkan survei, bukan penilaian saja,” jelasnya.

Asman Abnur menyatakan LAKIP merupakan proses evaluasi yang dilakukan kementeriannya terhadap pengelolaan keuangan.

Diakuinya, yang jadi penilaian pihaknya adalah outcome, bukan hanya serapan, bukan hanya laporan keuangan tapi hasilnya apa. Kota Bogor ini hasilnya jelas ada infrastruktur yang bisa dinikmati masyarakat.

“Selama ini banyak daerah yang pengelolaan keuangannya, uangnya habis tapi hasilnya tidak ada. Tidak ada manfaatnya buat masyrakat. Itu yang kami evaluasi,” bebernya.

Menurut dia, Kota Bogor punya potensi yang sangat besar sebagai destinasi pariwisata, bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) hingga wisata olahraga.

“Tinggal bagaimana menatanya, menjadi suatu kota yang cantik dan memiliki daya tarik luar biasa. Pak Wali tinggal memberikan ruang kepada investor untuk membangun fasilitas lainnya yang mendatangkan PAD untuk Kota Bogor,” tambahnya.

masih kata dia, sejauh ini sudah baik, tinggal birokrasinya, ASN-nya, bagaimana menanamkan jiwa entreupreneur dalam mengelola kawasan ini.

“Kalau dikelola dengan jiwa kewirausahaan dan ditambah hospitality, keramahtamahan dan melayani, saya yakin Bogor akan menjadi suatu kota percontohan di Indonesia,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan terimakasihnya kepada Menpan-RB yang sudah datang ke Kota Bogor, tidak untuk sekedar olahraga juga memberikan semangat kepada para ASN untuk mewujudkan reformasi birokrasi yang berintegritas dan bersih.

“Jalan sehat ini dalam rangka kemarin Pemkot Bogor naik kelas. Pak menteri mengucapkan selamat. Terus saya minta pak menteri untuk menyemangati ASN di Kota blBogor. Saya minta kementerian datang ke Bogor, Alhamdulillah mau. Ya supaya bisa naik kelas lagi tahun depan, bisa jadi BB atau mungkin A. Sekarang kan B, sebelumnya CC,” ungkap Bima.

Selama perjalanan, kata Bima, Menpan-RB kaget melihat perubahan penataan kawasan di Kota Bogor, khususnya di sekitar Istana.

“Tanggapan beliau kaget juga. Beliau belum pernah jalan keliling di luar Istana Bogor. Kata Pak Menteri pedestriannya nyaman, terus saya ajak ke Sempur. Pak menteri bilang ke saya untuk diukur indeks kebahagian warganya. Karena beliau lihat warganya lebih bahagia,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menpan-RB, Walikota Bogor dan Kepala LIPI melakukan koordinasi pembangunan fasilitas parkir di Kebun Raya untuk segera direalisasikan.

“Karena salah satu yang membuat bogor macet adalah kelangkaan tempat parkir. Dikoordinasikan untuk dipercepat, harus ada fasilitas parkir di dalam kebun raya dan dianggarkan,” pungkasnya.

Acara pun diakhiri dengan ramah tamah dengan ASN Kota Bogor. Bima Arya juga menyuguhkan kuliner khas Bogor kepada para tamu undangan, seperti Soto Bogor, Toge Goreng, Doclang hingga Bubur Ayam.

Dalam kesempatan itu pula, Bima Arya memberikan kejutan ulang tahun kepada Asman Abnur yang tepat pada 2 Februari ini menginjak usia 57 tahun.*

Komentar
Loading...