BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Pastikan Kinerja Bawahannya, Bima Kunjungi Penderita Kanker di Enam Wilayah.

0 64

BogorOne | Kota Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah, mengunjungi sejumlah warga yang didiagnosis dan divonis menderita penyakit kanker kemarin.

Dalam kunjungannya, Wali Kota bersama rombongan memberikan motivasi dan semangat kepada para penderita penyakit mematikan itu.

Kunjungan tersebut, selain memberikan motivasi, juga turut diserahkannya santunan uang tunai dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kepada masing-masing penderita.

“Karena penderita kanker ini membutuhkan sentuhan itu (motivasi dan semangat). Ikhtiar sudah dilakukan, fasilitas kesehatan pun sudah ditanggung semua oleh BPJS Kesehatan. Jadi kunjungan ini lebih kepada untuk memberikan dukungan dan semangat,” jelas Bima.

Selain itu, kata Politisi PAN tersebut, kunjungan ini juga untuk memastikan aparat yang ada di wilayah untuk terjun langsung, termasuk puskesmas. Sehingga warga yang menderita sakit tersebut selalu diperhatikan dan terpantau kondisi kesehatannya.

“Untuk bantuannya sendiri ada dari YKI. Tapi saya lupa jumlahnya berapa. Yang jelas ada bantuan untuk para penderita kanker ini,” katanya.

Ena Rohana adalah, penderita kanker yang pertama kali dikunjungi Wali Kota bersama rombongan di wilayah RT01 RW03 Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur.

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan dengan menemui Endang Sri Rejeki, warga yang tinggal di RT 02 RW 04 Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan.

Kemudian dilanjutkan dengan mendatangi Meli Widianti yang tinggal di Gang Kepatihan RT03 RW01 Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah.

Kunjungan juga dilakukan ke tiga wilayah kecamatan lainnya. Yaitu wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kecamatan Tanah Sareal, dan Kecamatan Bogor Utara.

Sementara itu, Kepala Dinkes Rubaeah mengatakan hal yang sama bahwa kedatangan Pemerintah Kota Bogor mengunjungi warga yang menderita kanker tidak lain untuk memberikan motivasi kepada mereka.

“Ini jangan sampai mereka berpikiran bahwa penyakit kanker tidak bisa disembuhkan. Apalagi sekarang pengobatan kanker ini semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” papar Rubaeah.

Ia melanjutkan, kedatangan Pemkot Bogor dengan mengunjungi langsung para penderita kanker itu untuk mengetahui secara persis bagaimana kondisinya.

“Jangan sampai mereka ini tidak mau berobat atau bahkan melakukan pengobatan alternatif,” ujarnya.

Meskipun untuk biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS kesehatan, tetapi kali ini juga dapat bantuan dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Karena biasanya para penderita membutuhkan biaya seperti untuk transportasi.

“Makanya Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan YKI,” paparnya seraya menambahkan jumlah keseluruhan penderita kanker di Kota Bogor sebanyak 78 orang.

Komentar
Loading...