BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Peduli Budaya dan Sejarah, Sefwelly di Warisi Tongkat Komando Padjajaran

0 71

BogorOne | Kota Bogor – Sejarah dan budaya yang ada berada di wilayah tanah Pasundan, menarik perhatian Bakal Calon Wakil Wali Kota Bogor dari jalur perseorangan, Sefwelly Ginandjar Joyodiningrat.

Pasangan Calon Wali Kota Bogor Edgar Suratman itu melakukan kunjungan silaturahmi ke berbagai tempat. Tujuannya adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman soal sejarah dan pemeliharaan tentang budaya dan benda bersejarah.

Salah satu tempat yang dikunjungi figur pengusaha muda itu adalah kediaman Roni Ramdani Sanghyang Naga di Kampung Warungpari RT 003, RW 001, Kelurahan Pamoyanan, Bogor Selatan Kota Bogor, Jumat (15/12/17) malam.

Dia merupakan seorang pelestari budaya dan juga pemilik ratusan barang pusaka dan artefak bersejarah.

Sefwelly yang datang bersama paguyuban Sundawani, hampir selama dua jam, berbincang dan berbagi pandangan dan wawasan tentang filosofi Kujang serta sejarahnya di masa lampau hingga perkembangan Kujang yang ada di masa kini.

“Karena saya suka membaca sejarah, maka itu saya tertarik mengambil keilmuan tentang Kujang disini. Banyak wawasan yang saya dapat dengan bersilaturahmi kepada Kang Roni,” kata Sefwelly.

Ia melanjutkan, harapan dan pandangannya soal budaya dan benda sejarah sama seperti Kang Roni, yakni bagaimana Kesundaan itu kembali terangkat, mendapat perhatian yang layak sebagai warisan peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan apalagi ditinggalkan.

“Semoga dengan niatan saya maju di Pilwakot mendatang ini sejalan dengan visi misi saya kedepan,” ungkapnya.

Selain membahas tentang ragam pusaka Kujang, Sefwelly juga mensupport kegiatan pameran Ragam Pesona Kujang yang akan dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 29-30 Desember 2017 mendatang di Botani Square.

“Insha allah saya akan datang. Karena ini pameran yang punya kualitas serta sarat akan edukasi dan belum pernah ada di Bogor,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia menghimbau agar semua warga dan kalangan bisa menyaksikan pameran tersebut. Karena bisa menjadi bekal dan tidak melupakan budaya.

“Sebab, betapa tingginya nilai sebuah warisan sejarah dan budayanya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dirinya diberikan tongkat komando oleh Roni Ramdani berupa tombak Pusaka Cacing Kanil Padjajaran Sepuh. Yang jika ditelaah, pusaka tersebut sama seperti benda pusaka yang dimiliki Presiden Soekarno.

Komentar
Loading...