BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Pengamat : Transmart Akan Bikin Jalan Tajur Makin Krodit

0 19

 

BogorOne | Kota Bogor – Rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern Transmart di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, terus menuai sorotan.

Pengamat Tata Kota dan Transportasi Budi Arif salah satunya, menurutnya keberadaan mall milik Chairul Tanjung itu dapat membuat kawasan Tajur semakin kordit, apabila tidak di atasi dengan berbagai jurus jitu.

“Untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Tajur semakin krodit, pemerintah harus mengedukasi warga untuk tidak  menggunakan mobil pribadi, dan kembali mengaktifkan Bus Trans Pakuan,” ujar Budi Arif kepada wartawan.

Selain itu kata Budi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus mengevaluasi tata ruang di kawasan Tajur dan tak mengobral perizinan untuk kawasan komersil di area tersebut.

“Izin di kawasan Tajur jangan diobral, karena bangkitan lalu lintas yang ditimbulkan akan semakin parah. Banyaknya kegiatan komersil menyebabkan daerah itu padat terutama saat pagi dan sore hari,” ungkapnya.

Masih kata dia, apabila Transmart tetap akan dibangun di kawasan Tajur, otomatis pembangunan Jalan R3 harus segera diselesaikan untuk mengurangi beban bangkitan lalu lintas di area tersebut.

“Apalagi ada kebijakan kenaikan tariff Jalan Tol Ciawi-Bogor naik dari Rp1.000 menjadi Rp6.500, sehingga banyak pengendara banyak melewati Jalan Raya Tajur,” jelasnya.

Lebih lanjut Budi Arif mengatakan, apabila Pemkot tak memberikan solusi atas faktor-faktor tersebut, maka kawasan Tajur akan semakin parah. “Ya, kalau pemkot tak menerapkan jurus jitu, tentu saja Tajur makin krodit lalu lintasnya. Bisa-bisa jarak yang seharusnya ditempuh dalam 15 menit dapat menjadi 1 setengah jam,” cetusnya.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor, Eka Wardana mengatakan bahwa Kota Bogor terbuka lebar bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di kota Bogor, tapi syaratnya mutlak harus mengikuti peraturan yang ada.

“Siapapun dan perusahaan manapun mau investasi di Kota Bogor silahkan, tapi ikuti aturan yang kita miliki,” katanya

Eka mengatakan, pemerintah harus tegas, bagi siapapun yang tidak mengikuti aturan atau melanggar, termasuk kepada Transmart.

“Terkait proyek Transmart, Satpol PP melek dong jangan diam, kalau melanggar atau belum berizin langsung bongkar,” tegasnya.

Menurut dia, DPRD sudah bersusah payah membuat aturan atau regulasi dan menghabiskan uang rakyat yang tidak sedikit, buat apa kalau tidak dilaksanakan.

“Iya disini peran SKPD yang harus mengimplementasikannya, dalam penegakan perda ya Satpol PP perannya, jangan ragu karena payung hukumnya jelas,” pesannya.

Komentar
Loading...