BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Pengurus Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana Resmi Dikukuhkan

0 68

 

BogorOne | Kota Bogor – Ketua umum pengurus pusat Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana Kota Bogor Hasbulloh dan pengurus periode 2018-2023 secara resmi dikukuhkan.

Pengukuhan dilakukan pendiri Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana Eddy Sofyan di Pondok Pesantren Da’arul Uluum Kampus 1 Bantar Kemang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (23/03/18).

Menurut Ketua umum pengurus pusat perguruan Pencak Silat Sinar Kencana Hasbulloh, pengukuhan pengurus ini adalah hasil musyawarah perguruan Pencak Silat Sinar Kencana pada tanggal 5 Maret 2018.

Hasbulloh menyebutkan, pengurus yang dikukuhkan sebanyak 20 orang termasuk 9 pendekar utama yang diberikan khusus sabuk hitam sebagai pelatih utama, yaitu pendamping dari guru silat utama.

“Jadi untuk satu periode kedepan Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana memiliki 9 pendekar utama yang sudah memiliki sabuk hitam, ini yang dijadikan sebagai rujukan bagi para pelatih silat untuk mengembangkan Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana,” kata Hasbulloh.

Kemudian, masih kata Hasbulloh dengan memilih pondok pesantren sebagai pusat pengembangan Pencak Silat Sinar Kencana karena pesantren inilah cikal bakal dari pengembangan pencak silat terutama di Jawa Barat.

“Dulu pondok atau padepokan sama dengan pesantren, jadi kami yakin mengembalikan pusat kegiatan pencak silat ke pesantren adalah momentum yang sangat tepat dan sesuai dengan akar sejarah yang dimiliki,” katanya.

Ia bercerita Perguruan Pencak Silat Sinar Kencana berdiri pada tahun 2001 yang didirikan oleh Eddy Sofyan. Saat ini anggotanya sudah mencapai 2.350.

“Untuk peserta pelatihan Silat Sinar Kencana ini dari berbagai sabuk dan tingkatan, baik ada tingkat 1 sampai 10. Setiap tingkat ada masing-masing sabuk, yaitu sabuk putih, orange, hijau, biru, coklat sampai ke sabuk hitam,” papar Hasbulloh.

Turut hadir dalam acara pengukuhan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Suyitno.

Komentar
Loading...