BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Permudah Pengaduan Warga, Ru’yat Siap Bangun Pos PPM di Setiap Kelurahan

0 85

BogorOne | Kota Bogor – Calon Wali Kota Bogor nomor urut satu, Ahmad Ru’yat menyapa warga, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (05/03/18).

Kedatangan calon Wali Kota Bogor yang berpasangan dengan Zaenul Mutaqin itu, langsung disambut hangat dan banyak warga yang menyampaikan dukungan serta mencurahkan aspirasinya.

Dilokasi, Politisi PKS itu mendapat pengaduan soal program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dirasakan warga prosesnya cukup sulit.

“Untuk mengikuti program itu, prosesnya cukup sulit dan warga harus membayar biaya yang cukup besar,” kata Dadi perwakilan warga Kampung Bojong Menteng.

Menyikapi aspirasi warga, Ahmad Ru’yat mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) merupakan sektor publik yang tugasnya berorientasi pada pelayanan masyarakat, bukan private sektor.

Mengenai adanya program PTSL kata dia, memang tugas Pemkot untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat di kelas menengah kebawah yang memerlukan kepastian hukum terkait sertifikat tanahnya.

“Insha Allah jika saya diberikan amanah untuk menjadi pemimpin di Kota Bogor, saya akan membuat konsep sistematis salah satunya membuat Pos Pusat Pengaduan Masyarakat (PPM) di masing-masing Kelurahan,” ujarnya

Dengan adanya Pos PPM ini lanjut dia, masyarakat jadi bisa mengadukan berbagai persoalan-persoalan, misalkan seperti keluhan keluhan yang warga sampaikan ini.

Tujuan berorganisasi itu, sambung Ru’yat, untuk mempermudah berbagai persoalan yang terjadi, jangan sampai yang mudah menjadi sulit bahkan dipersulit.

“Insha Allah sistem yang akan kita buat nanti bisa mengurangi bahkan menghilangkan perilaku-perilaku dan persoalan-persoalan. Oleh karena itu, Pos PPM ini minimal bisa mengontrol perilaku para oknum yang meresahkan warga,” katanya.

Lebih lanjut, Ru’yat menambahkan, dirinya ingin mewujudkan Kota Bogor yang nyaman dan sejahtera secara lahir bathin serta menghasilkan pemimpin yang amanah.

“Kita ingin kebijakan anggaran di dorong bukan untuk pembangunan di pusat kota saja, tetapi didorong untuk membangun diwilayah, karena masih banyak masyarakat yang miskin dan membutuhkan perhatian dari pemerintah. Kota Bogor ini harus dibenahi,” tegasnya.

Komentar
Loading...