BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Sambangi Kampung Gudang, Ru’yat Terima Banyak Aduan Soal Kesehatan dan SSA

0 57

BogorOne | Kota Bogor – Meskipun cuaca sedang hujan, semangat calon Wali Kota Bogor nomor urut satu Achmad Ru’yat untuk sapa warga tak pernah surut.

Dengan menggubakan payung, Ru’yat berjalan menyusuri kampung dengan melewati gang-gang di wilayah kampung padat penduduk yakni Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (23/04/18).

Sesampainya di rumah salah satu warga bernama Ibu Rosita, kedatangan calon yang berpasangan dengan Zaenul Muataqin ini langsung disambut hangat.

Terlihat Achmad Ru’yat pun begitu dekat dan akrab dengan warga dan tokoh masyarakat saat duduk bersama dengan suguhan segelas kopi dan berbagai macam makanan.

Saat berdialog, warga merasa tidak ada sekat atau canggung untuk mengungkapkan semua keluhan dan aspirasinya, salah satunya Ibu Nani yang menyampaikan keluhan terkait dengan pelayanan kesehatan.

“Begini pak, saya selaku warga merasa lelah dengan pelayanan kesehatan di Kota Bogor ini. Banyak warga yang sudah beberapa kali datang ke RSUD Kota Bogor tetapi sering di tolak dengan alasan ruang inap penuhlah, inilah, itulah. Jadi warga pun bingung harus ke RS mana lagi terutama bagi warga yang kurang mampu,” keluh Nani kepada Achmad Ru’yat.

Tidak hanya pelayanan kesehatan saja, warga lainnya juga banyak mengeluhkan tentang adanya jalur SSA. “Saya merasakan dampak dari adanya SSA ini kemacetan menjadi semakin parah terutama saat hari libur, ditambah jaraknya juga menjadi jauh karena harus memutar. Oleh karena itu, warga ingin jalur SSA ini bisa dikaji ulang,” ungkap Yudi.

Mendapat keluhan langsung dari warga, Achmad Ru’yat mengatakan, semua keluhan warga ini tentu harus menjadi perhatian dan pasangan RZ sudah memiliki berbagai program dan solusi untuk menyelesaikan persoalan warga tersebut.

“Ada 11 program prioritas yang dimiliki pasangan RZ. Nah, program – program inilah yang akan kami realisasikan sesuai dengan visi pasangan RZ yakni menjadikan Bogor kota terbaik se-Indonesia dengan pemerintahan amanah dan masyarakat yang sejahtera yang berkonsepkan kolaboratif, partnership dan partisipatif,” jelas Achmad Ru’yat.

Achmad Ru’yat juga mengaku, dengan pola kampanye seperti ini atau yang disebut dialog dari hati ke hati dengan warga, itu lebih nyaman, dekat dan akrab sehingga warga pun tidak canggung untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya.

“Jadi kampanye dialog dari hati ke hati ini yang menimbulkan banyak inspirasi dalam menyerap semua keluhan warga sehingga kami pun saat bertugas nanti bisa mengambil kebijakan yang berpihak kepada masyarakat serta tepat sasaran,” tandas Achmad Ru’yat.

Komentar
Loading...