BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Sidak Transmart, Usmar Ngamuk

0 35

 

BogorOne | Kota Bogor – Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek transmart di Jalan KH Abdulah Bin Nuh Tanah Sareak, Plt Walikota Bogor Usmar Hariman ngamuk.

Adu mulut terjadi saat Plt Walikota Bogor Usmar Hariman bertemu
dengan pengawas pelaksana lapangan di jalan masuk Transmart Yasmin, Achmad Gaos.

Kemarahan Usmar bukan tanpa alasan, tetapi karena pihak transmart telah melakukan penebangan pohon tampa izin

Di sana, Usmar mempertanyakan kaitan perijinan perijinan dalam tindakan penebangan pohon yang dilakukan pihak Transmart dengan kontraktor PT. Wijaya Karya.

“Sampai saat ini Pemkot Bogor belum memberikan izin untuk penebangan pohon disepanjang jalan lokasi Transmart ini,” tegas Usmar.

Pemkot Bogor melalui Dinas Perumkim, lanjut Usmar, baru memberikan tanggap saran atas permohonan pihak Transmart. Jadi belum ada pemberian izin, dan sepanjang izin belum dikeluarkan, seharusnya tidak ada action atau kegiatan apapun.

“Tapi kenyataannya, pihak Transmart sudah melakukan penebangan pohon, padahal izin tebangnya belum ada,” ungkap Usmar.

Atas kejadian itu, Usmar mengaku akan segera memanggil pihak Dinas Perumkim, karena alasan pihak Transmart bahwa mereka berani menebang karena sudah ada surat dari Dinas Perumkim di Bidang pertamanan.

“Kita akan panggil dinas dinas terkait, kenapa bisa seperti ini, pihak Transmart berani menebang pohon pohon ini,” ucapnya.

Adu mulut antara Usmar dengan pihak Transmart yang dihadiri juga oleh Kabid Pertamanan Dinas Perumkim, Agus Gunawan.

Sementara itu, Pengawas pelaksana lapangan pihak Transmart, Ahmad Gaos mengatakan, bahwa pihaknya sudah memiliki perizinan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementrian PUPR dan Pemkot Bogor.

“Penebangan pohon ini sudah ada izinnya dari BBPJN, sehingga dengan perizinan itu, dilakukan penebangan pohon sesuai dengan yang diizinkan Bidang Pertamanan Dinas Perumkim,” kilah Gaos.

Masih kata Gaos, penebangan pohon juga dilakukan oleh pihak Bidang Pertamanan Dinas Perumkim, karena sudah ada kerjasama terkait penebangan pohon ini.

Menurutnya, apa yang dipertanyakan oleh Plt Usmar Hariman seharusnya ditanyakan ke dinas terkait, karena semua prosedur untuk penebangan pohon ini sudah dilakukan sesuai aturan.

“Kami tidak mungkin menebang pohon tanpa izin. Pohon pohon ini ditebang untuk kepentingan akses jalan masuk dan keluar Transmart,” jelasnya.

Karena tidak puas dengan jawaban jawaban pihak Transmart dan tidak mampunya pihak Transmart menunjukan perizinan penebangan pohon, Plt. Walikota Usmar Hariman langsung pergi meninggalkan lokasi penebangan pohon.

“Kita akan tindaklanjuti terus permasalahan ini,” tandas Usmar sambil berlalu pergi meninggalkan lokasi pembangunan Transmart.

Menurut informasi, dari 28 permintaan pohon yang ditebang, 18 di antaranya sudah dieksekusi (tebang).

Komentar
Loading...