BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Soal Dugaan Korupsi Deposito Dana Pensiun, Kejari Kembali Panggil Dirum PD PPJ

0 58

 

BogorOne.com | Kota Bogor – Setelah melakukan pemeriksaan secara mataron soal dugaan korupsi anggaran PD PPJ sebesar Rp15 miliar yang didepositokan di Bank Muamalat dan asuransi dana pensiun direksi pada Bringin Life tahun 2015, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor umumkan tersangka hari ini?

Setelah sebelumnya mangkir dengan alasan sakit, Kejari kembali menjadwalkan memanggil Dirum PD PPJ Deni S Harumantaka, Senin 03 September 2018 (Hari ini-red)

“Besok Senin kita panggil Direktur Umum (Dirum) PDPPJ,” ungkap Kasi Intel Kejari Widiyanto Nugroho, Minggu (02/09/18).

Widi menjelaskan, pemanggilan Dirum merupakan lanjutan panggilan, karena pada panggilan sebelumnya Dirum tidak bisa hadir dengan alasan sakit. “Kemarin tidak bisa hadir, jadi dijadwalkan ulang,” ucapnya.

Pada panggilan sebelumnya, Kejari juga sudah memanggil Dirut PD PPJ Andri Latief Asyikin dan Dirops PD PPJ Syuhari Nasution. “Pemanggilan terus berjalan dan tim bekerja untuk kasus ini,” imbuhnya.

Kasus tersebut menjadi tranding topik dikota hujan sehingga terus menusi sorotan dari berbagai pihak. Kali ini sorotan muncul Direktur Eksekutif Center of Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.

Ia mengungkapkan, dengan sudah dipanggilnya pejabat tinggi pada PD PPJ maka secepatnya pihak Kejari Kota Bogor harus segera menetapkan tersangka.

Sebab publik sudah menunggu siapa tersangkanya. Apalagi jika masih berlarut-larut maka publik bisa menilai buruk terhadap Kejari.

“Semuanya bertanya-tanya ada apa dengan Kejari, padahal sudah jelas dipanggil untuk mengetahui kesalahannya dimana, kalau terlalu lama bisa basi, bau, kalau cepat langsung respon masyarakat kepada Kejari positif,” katanya.

Uchok juga meminta agar Kejari segera menetapkan tersangka yang terlibat dalam kasus itu. Karena tindakan kejari sudah sangat jauh, diantaranya sudah melakukan penggeledahan.

“Jangan nunggu terlalu lama, untuk menetapkan tersangka, karena cukup dua alat bukti saja, sudah bisa menetapkan tersangka,” pungkasnya. (As)

Komentar
Loading...