BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Soal Transmart Tajur, Usmar Mengaku Kecolongan

0 71

BogorOne | Kota Bogor – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bogor, Usmar Hariman merasa kecolongan dengan adanya proyek untuk Transmart Tajur yang sudah membangun tembok permanen.

Usmar memperhitungkan Transmart tersebut kata Usmar, belum bisa dibangun karena dipastikan akan menambah kepadatan lalu lintas jalan Raya Tajur.

“Saya kan belum tahu, belum ada tembusan. Belum ditindak berarti, laporan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor belum ada bangunan. Kalau batas lahan menggunakan seng boleh, tapi kalau tembok permanen tidak boleh lah,” kata Usmar kemarin.

Usmar melanjutkan, yang masuk dalam objek IMB bangunan adalah bangunan utama, objek penunjang seperti pos dan ruang genset serta pagar pembatas.

Ia menilai, dengan adanya tembok pembatas permanen, mungkin sudah diberi surat peringatan satu atau dua, karena belum eksekusi.

Menurut dia, kalaupun ada eksekusi atau pelanggaran pasti ada laporan masuk ke dirinya. Karena lanjut Usmar, untuk mendapat IPPT saja proses nya cukup lama.

“Persetujuan warga belum jelas, kemudian analisa dampak lingkungan (andal) juga analisa dampak lalu lintas (andal lalin) belum diajukan,” tambahnya.

Diakuinya, andal lalin menjadi kunci untuk IMB Transmart, sehingha Kajian Lalin sangat penting.

Tapi meski sudah keluar Andal Lalin juga belum secara legal Tramsmart disetujui, karena itu sifatnya hanya Saran Teknis (Sartek) yang menjadi dasar untuk dikeluarkannya IMB.

“Kajian lalin sangat penting, areal parkirnya juga harus luas karena pengajuan tenant Transmart ada 500 , berarti sarana Parkir dua kali lipat dari jumlah itu secara logika hitungannya,” pungkasnya.

Komentar
Loading...