BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Tak Mau Bayar Sewa, PD PPJ Segel 16 Kios  di Pasar Bogor

0 26

 

BogorOne | Kota Bogor – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor menyegel 16 kios pedagang di Pasar Bogor, Senin (23/04/18). Kios yang disegel merupakan milik para pedagang yang menunggak uang sewa.

PD PPJ juga akan kembali menyegel beberapa kios lagi apabila para pedagang tidak membayar uang sewa.

Dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) PD PPJ Kota Bogor, Andrie Latif Asikin Masjoer membenarkan akan penyegelan kios tersebut.

“Mereka tidak ada niat baik untuk membayar sewa. Kemarin kami lakukan penyegelan kepada 16 kios sebagai contoh dan shock therapi kepada para pedagang, nantinya kami juga akan menyegel kios lainnya yang belum membayar uang sewa,” ungkap Andrie, Selasa (24/04/18) di Gedung DPRD Kota Bogor.

Andrie melanjutkan, kalau tahun 2013 sampai tahun 2016 masih dalam perdebatan, tetapi saat bulan September 2017 masa sewanya sudah habis.

“Dari penetapan bulan September 2017, para pedagang tetap tidak juga membayar sewa,” jelasnya.

Sampai hari ini sambung dia, pedagang tidak membayar sama sekali, tarif tidak mahal sesuai dengan standar harga sesuai ketetepan PD PPJ.

“Dari bulan September 2017 uang sewa ratusan juta dan apabila dari tahun 2013 bisa miliaran rupiah kan,” tambahnya.

Ia menejelaskan, direksi sudah ada mandat dari Badan Pengawas (BP) PD PPJ, kalau tidak bayar ditindak tegas.

“Kalaupun pedagang melakukan aksi, reaksi ataupun sesuatu dipersilahkan. Tetapi PD PPJ berpegang pada aturan, surat teguran dan audensi sudah dilakukan.

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan teguran dan sampai diberitahu akan tindak tegas kami. Kalau pedagang siap untuk menyelesaikan uang sewa kami akan buka kembali. Tetapi kalau tidak ada niatan baik, kami akan alihkan kepada pedagang lain yang mau menyewa kios itu,” tambahnya.

Masih kata dia, permasalahannya ada beberapa kios yang sudah disewakan kepada orang lain oleh pedagang yang menyewa ke PD PPJ. Pedagang itu sudah menerima uang sewa dari pedagang yang menempati kios, tetapi mengapa tidak setor ke PD PPJ.

“Harusnya kan dibayarkan, kalau dia bayarkan ke PD PPJ masih dapat keuntungan, sampai ada kios yang disewa Rp30 juta. Padahal harga sewa kios kami Rp9 juta pertahun, tidak mahal kan?. Intinya mereka harus membayar kewajibannya,” pungkas dia.

Komentar
Loading...