BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Tebang Pohon Tampa Izin, Transmart Yasmin Diseret ke Persidangan

0 72

BogorOne | Kota Bogor – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindaklanjuti terkait penebangan pohon yang terjadi di depan proyek pusat perbelanjaan Transmart, Jalan Abdullah bin Nuh, Tanah Sareal.

Satpol PP, selaku instansi penegak peraturan daerah itu akan segera memanggil beberapa pihak terkait, khususnya pihak Transmart.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi pada Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko PS mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penebangan pohon pada Jumat (27/4) lalu. Selain itu, petugas sudah memasang garis Satpol PP.

Selanjutnya sambung Dimas, PPNS (selaku penyidik) Satpol PP sudah melayangkan surat untuk permintaan keterangan, dan segera memanggil para pihak terkait termasuk saksi-saksi dalam waktu dekat ini.

“Rencananya hari Senin, tahap awal pemanggilan sementara baru pelaksana proyek Transmart oleh PPNS,” kata Dimas kepada awak media kemarin.

Sejauh ini, dirinya belum dapat memastikan apakah ada unsur pelanggaran berkaitan dengan penebangan pohon tersebut.

“Ini baru dugaan, pelanggaran Perda 8/2006 tentang ketertiban umum. Yah, jika terbukti sanksinya denda sebesar Rp50 juta. Tapi kita lihat dulu, dan yang menyatakan bersalah atau tidak itu hakim pada saat sidang Tipiring,” ujar Dimas.

Soal izin penebangan pohon lanjut Dimas, masih dalam proses kajian Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) melalui bidang pertamanan.

“Kalau tidak salah mereka (Transmart) baru mengirim surat yang didapat dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Kementrian PUPR. Surat itu yang menjadi dasar mereka. Jadi baru dikaji dinas terkait,” jelasnya

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan bidang pertamanan pada Disperumkim belum dapat dihubungi baik melalui pesan singkat maupun telpon.

Komentar
Loading...