BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Terpilih Jadi Ketua Kopkar PD PPJ, SKB Akan Naikan Angka Kredit Hingga Rp 50 Juta

0 114

BogorOne | Kota Bogor – Koperasi Karyawan (Kopkar) PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2017 di Gedung PPIB Jalan Pajajaran Kota Bogor, Selasa (20/03/18).

Dalam rapat RAT juga sekaligus melakukan pemilihan ketua dan pengurus serta pengawas Kopkar PD PPJ periode 2017-2022.

Mantan Ketua Kopkar PD PPJ Rizal Utami megatakan, koperasi tersebut berdiri 2012 dan
perkembangannya sudah terlihat meski ditahun pertama sempat minus karena ada sekretariat dan beberapa pengeluaran lainnya.

Namun kata Rizal ditahun 2013 memiliki sisa hasil usaha (shu) atau keuntunhan sebesar Rp 7 juta, 2014 mengalami peningkatan keuntungan mencapai Rp 61 juta.

“Sementara 2017 shu di koperasi labanya atau keuntungan kotor yang belum dipotong pajak mencapai Rp 231 juta,” kata Rizal.

Masih kata dia, saat ini Kopkar PD PPJ memiliki 231 anggota yang semuanya adalah karyawan PD PPJ.

Diakuinya, untuk program unggulan yang digulirkan adalah simpan pinjam dengan proses yang sangat mudah. Karena begitu siang daftar sore pinjaman sudah bisa di cairkan tanpa ada potongan.

“Itu program unggulannya dan terbukti semua karyawan tidak ada yang pinjam uang ke rentenir,” ujarnya.

Sementara Ketua Kopkar PD PPJ terpilih Sulhan Kelana Bumi mengatakan, untuk mengembangkan koperasi yang dipimpinnya dia akan terus menciptakan unit usaha lain.

“Sejauh ini kami sudah menjalankan beberapa unit usaha, seperti mengelola unit kebersihan bebrapa seperti Pasar Kebon Kembang, Pasar Gunung Batu dan Pasar Devris,” katanya.

Meburut dia, untuk target 2018, maka pihaknya akan peningkatkan pengelolaan kebersihan dengan  mengambil lahan-lahan yang belum dikelola pihak lain termasuk  lahan-lahan parkir.

Selain itu lata dia, pihaknya ingin  meningkatkan nilai kredit yang sudah berjalan. Kalau saat ini hanya Rp 10 juta, maka nanti bisa mencapai Rp 15  hingga Rp 50 juta,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga akan membuka warung serba ada (waserda) di setiap pasar yang saat ini baru ada dan dipusatkan di satu titik atau gudang.

“Ya untuk memepermudah anggota mendapat sembako, mereka tinggal membawa memo dan di bawa waserda nanti bayarnya di potong dari gaji setiap bulannya,” pungkasnya.

Komentar
Loading...