BogorOne
Akurat dan Terpercaya

Tolak Kampanye Hitam, KNPI Deklarasikan Politik Kaum Muda Untuk Pilkada Bersih.

0 35

 

BogorOne.com | Sentul – Detik-detik terakhir jelang perhelatan Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 27 Juni 2018 mendatang, KPUD Kabupaten Bogor bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor deklarasikan politik kaum muda untuk pilkada bersih 2018.

Acara deklarasi gerakan politik kaum muda pilkada bersih 2018 tersebut dilaksanakan di Ball Room Hotel Olympic Renotel, Sentul, Senin (11/06/18).

Seperti dikatahui, KNPI Kabupaten Bogor merupakan wadah berhimpun 83 Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP) dan Pengurus Kecamatan KNPI se-Kabupaten Bogor, dan gerakan tersebut merupakan kepedulian pemuda untuk penyelenggaraan pilkada yang damai.

Gerakan ini sengaja di laksanakan di bulan suci ramadhan menjelang Hari raya Idul Fitri pada momentum detik-detik Menyambut Bupati baru Kabupaten Bogor bertujuan untuk menolak segala bentuk praktik kampanye Hitam, ujaran kebencian, Hoax, money politic dan politisasi SARA serta menolak Golput.

Deklarasi dihadiri Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor M. Burhani, Ketua KPUD Kabupaten Bogor Erik Fitriadi, Ketua Panwaslu Ridwan Arifin Pengamat Politik Yusfitriadi, dan pakar media Alfian Mujani.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD KNPI Kabupaten Bogor sekaligus Inisiator “Gerakan Politik Kaum Muda untuk pilkada bersih 2018” Sulhan Kelana Bumi menuturkan, kegiatan tersebut merupakan ajang konsoliadsi kaum muda Kabupaten Bogor khususnya yang berhimpun di KNPI menjelang detik – detik terakhir penyelenggaraan pilkada 27 Juni 2018 nanti.

“Kita ingin memberikan kesadaran dan pendidikan politik cerdas bagi kaum muda sebagai pemilik masa depan, untuk turut berpartisipasi dalam politik demi suksesnya penyelenggaran pilkada,” kata Sulhan.

Tujuannya lanjut Sulhan, sebagai edukasi untuk mengantisipasi terjadinya konflik horizontal di tataran masyarakat akar rumput (grassroot) sekaligus menjaga kondusifitas dan iklim politik dengan memberikan kesejukan.

Masih kata Sulhan, dalam gerakan politik kaum muda untuk Pilkada bersih itu, telah lahir poin-poin deklarasi pilkada bersih 2018 Kabupaten Bogor antaralain menolak praktik kampanye Hitam (Black Campaign), ujaran kebencian, Hoax, money politic dan politisasi SARA, serta menolak Golput.

“Jadi sudah jelas sikap kaum muda ini agar transformasi alih kepemimpinan di Kabupaten Bogor ini berjalan mulus dan damai, akan menjadi kemenangan bersama untuk Bogor lebih maju dengan menyambut Bupati baru yang berpihak pada kaum muda dan masyarakat,” tegas Sulhan.

Ditempat yang sama Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor M Burhani, mengatakan poin penting pertama di gerakan ini agar, parpol, paslon, tim pemenangan atau relawan harus menaati aturan kampanye sampai dengan pelaksanaan hari H Pilkada nanti.

Menurutnya, tahapan kampanye pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun ini beriringan dengan Ramadan. Sementara, bulan suci Ramadan merupakan momentum penguatan spiritual, moral dan perilaku dalam menyucikan segenap pikiran menuju hari kemenangan idul fitri.

Masih tata dia, KNPI akan membantu KPUD dan Panwaslu sebagai penyelenggra Pilkada untuk selalu menjunjung asas Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) dan Jujur dan Adil (jurdil), dengan menjadi Pemantau Pilkada.

Sebagai tanggung jawabnya dalam mendukung pilkada damai, pihaknya akan menggerakan struktrur sampai tingkat kecamatan dengan melakukan pemantauan sampai tingkat desa dan TPS demi mewujudkan kehidupan berkebangsaan melalui pembangunan demokrasi substantif dan sehat.

“KNPI secara lembaga tetap menjunjung independensi, KNPI tidak berpihak kemana mana, tapi ada dimana mana, yang pasti kita yakin KNPI akan selalu ada di hati kaum muda dan rakyat kabupaten Bogor untuk mewujudkan kabupaten termaju se-Indonesia,” tandasnya

Acara dilanjutkan dengan taddarus Ramadhan, santunan yatim-dhuafa dan diakhiri Buka Puasa bersama. (As)

Komentar
Loading...